Minggu, 22 Maret 2026

Berita Viral

Sosok Sunardi Lansia Bangun Jembatan Rp250 Juta di Jepara karena Jalan Rumahnya Ditutup Tetangga

Sunardi Lansia (70) tahun di jepara membangun jembatan, usai jalan rumahnya ditututp tetangga.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Sosok Sunardi Lansia Bangun Jembatan Rp250 Juta di Jepara karena Jalan Rumahnya Ditutup Tetangga
Kolase Tangkap layar Tribun Jambi
Sunardi Lansia Bangun Jembatan Rp250 Juta 

TRIBUNGORONTALO-Sunardi Lansia (70) tahun di jepara membangun jembatan, usai jalan rumahnya ditututp tetangga. Karena tak punya akses ke rumah, Sunardi dan keluarga pun terpaksa membangun jembatan sendiri dengan merogoh kocek sendiri.

Dilansir Tribun-medan.com dari Kompas.com, jembatan Rp250 juta yang dibangun Sunardi berkonstruksi besi sepanjang 22 meter dan lebar 1,5 meter.

Jembatan itu dibangun di belakang rumah mereka untuk melintasi sungai. Kabar mengenai pembangunan jembatan ini viral di media sosial, salah satunya melalui akun Instagram @jepara***.

Diketahui panjang jembatan ini memiliki panjang 28 meter dan lebar 1,5 meter. Jembatan ini belum sepenuhnya jadi. 

Meski begitu, jembatan itu terlihat kokoh dan suidah dirasakan manfaatnya untuk menghubungkan jalan umum dengan rumah yang berada di sisi sungai kanal.

Baca juga: Ngaku Dilecehkan, Pegawai Bank Wanita di NTT Laporkan Pimpinannya Ke Polisi

Saat ini dikonfirmasi, Sunardi enggan memberikan keterangan secara jelas terkait pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya permasalahan tersebut sudah selesai.

Di sisi lain, Adik Sunardi, Kemadi mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini karena tidak akses dari rumah kakaknya menuju jalan raya.

Kemadi menjelaskan bahwa pembangunan ini dilakukan secara mandiri oleh Sunardi.

"Ya intinya kami tidak ada akses jalan sehingga kami buat jembatan itu," kata Kemadi kepada Tribunjateng, Selasa (19/11/2024).

Ia menjelaskan bahwa jembatan ini sudah dibuat sejak 20 Agustus 2024 lalu.

"Pembuatan jembatan ini secara pribadi," ucapnya.

Disisi lain Bhabinkamtibmas Kelurahan Demaan, Polsek Jepara, Bripka Suyoko menjelaskan bahwa selama kurang lebih 27 tahun, keluarga Sunardi diberi keleluasaan untuk menggunakan sisa tanah di samping rumah tetangganya yang berinisial SP sebagai akses jalan.

Namun, sejak Agustus lalu, jalur selebar 1 meter itu ditutup oleh SP dengan alasan kurang nyaman, dan ia berencana menutup tanahnya dengan tembok.

Keluarga Sunardi, yang terdiri dari lima kepala keluarga, tinggal di dua bangunan rumah di bantaran Sungai Kanal, tepat di belakang rumah SP.

"Berhubung sudah tidak ada kecocokan, akhirnya mulai Agustus 2024, SP memberikan waktu 2 tahun untuk bisa melewati jalan itu. 

Namun, karena keluarga Sunardi sudah tidak berkenan lewat, mereka memutuskan untuk membangun jembatan," kata Suyoko dilansir Tribun-medan.com dari Tribun Jatim, Rabu (20/11/2024).

Sejak akses jalan ditutup, keluarga Sunardi tidak memiliki pilihan lain untuk keluar masuk rumah selain menyeberangi sungai menggunakan rakit.

Pihaknya mengaku sudah mengupayakan mediasi, namun kedua belah pihak sama-sama tidak berkenan.

Baca juga: Pengakuan Pilu Polwan Bakar Suami di Mojokerto, Berniat Memperingatkan Berujung Bakar Suami

"Jalan pertolongan bersertifikat tanah milik SP itu mau ditutup dan keluarga Sunardi dikasih waktu 2 tahun. 

Saya mau mediasikan pertemukan tidak mau. Karena kedua belah pihak sama-sama punya prinsip," sambung Suyoko.

Tak mau berlarut-larut, keluarga Sunardi kemudian merealisasikan pembangunan jembatan di belakang rumahnya senilai Rp 250 juta dengan kocek pribadi.

Jembatan berangka besi itu digarap pada 23 Agustus lalu melalui perusahaan jasa konstruksi setelah sebelumnya mengajukan perizinan ke BBWS Pemali-Juana.

"Menyadari karena selama ini menggunakan akses jalan tanah milik orang lain, maka dibangunlah jembatan karena tak ada akses lain. Keluarga Sunardi juga tak keberatan jika jalan pertolongan itu ditutup," kata dia.

"Progres jembatan 90 persen tinggal buat lantai dan pagar samping," lanjutnya.

Menurut Suyoko, uang sebesar Rp 250 juta untuk membangun jembatan disokong keluarga besar Sunardi yang di antaranya berstatus mapan secara finansial.

"Keluarga Sunardi saling membantu, ada yang pedagang bakso, pengusaha rosok, PLTU Jepara dan PNS. Anak-anaknya yang mapan tidak tinggal di situ," kata dia.

"Kenapa tidak pindah saja? Karena rumah itu menyimpan kenangan sejak kecil dan orangtuanya masih nyaman tinggal di situ," imbuhnya.

Suyoko pun berharap masyarakat bisa menyikapi dengan bijak urusan internal antara dua keluarga ini lantaran mereka juga tak mempermasalahkannya.

"Karena beberapa kali saya tembusi, mereka tidak mau masalah ini berkepanjangan, apalagi masuk medsos. 

Tapi berhubung sudah viral akhirnya kedua belah pihak merasa terganggu," pungkas Suyoko.

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul SOSOK Sunardi Lansia di Jepara Bangun Jembatan Rp250 Juta karena Jalan Rumahnya Ditutup Tetangga, https://medan.tribunnews.com/2024/11/20/sosok-sunardi-lansia-di-jepara-bangun-jembatan-rp250-juta-karena-jalan-rumahnya-ditutup-tetangga?page=all.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved