Berita Viral
Devi, Siswa SD di Palembang Bawa Pulang Makan Siang Gratis Untuk Ibunya di Rumah
Devi, salah satu siswa Sekolah Dasar (SD) di Palembang ini sengaja tak makan siang gratis. Hal itu dia lakukan agar makanan siang gratis yang didapati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/bderfbsdhvfksjvn.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Devi, salah satu siswa Sekolah Dasar (SD) di Palembang ini sengaja tak makan siang gratis.
Hal itu dia lakukan agar makanan siang gratis yang didapatinya dari sekolah bisa dimakan ibunya di rumah.
Dengan wajah serta mata yang tampak berkaca-kaca Devi menceritakannya kepada guru.
Sontak peristiwa ini viral, masih ada anak yang tak mau memikirkan kebahagiaannya sendiri.
Dikutip dari Tribun Sumsel, ibunda Devi bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).
Baca juga: Viral, Gegara Jatah Warisan yang Kurang, Adik Habisi Kakak dan Keponakannya di Surabaya
Sementara, ayahnya sudah meninggal dunia sehingga tugas mencari nafkah digantikan oleh ibunya.
Hal ini diketahui dari postingan akun instagram @ditresnarkobapoldasumsel.
"Untuk mama katanya, pas saya datangi saya tanyakan. Katanya untuk mama di rumah, nangis dia. Itu murni spontan terjadi, saya juga awalnya tidak tahu kalau ada siswi yang tidak makan makanannya," ujar AKP Yetty Gultom, Plt Kasubag Renmin Ditresnarkoba Polda Sumsel.
Yetty menjelaskan, Polda Sumsel pada Senin 11 November 2024 mendatangi SDN 166 Palembang untuk menjalankan program makan siang bergizi gratis yang digagas Prabowo Subianto.
Namun ketika memasuki ruang kelas Devi dan membagikan kotak nasi berisi lauk pauk dan sayuran, Yetty heran melihat Devi satu-satunya siswa di dalam kelas yang tidak memakan makanan yang sudah diberikan.
Baca juga: Kecelakaan Maut, Truk Gandeng Serempet Pengendara Motor di Jawa Timur, 1 Orang Tewas
Setelah mengetahui alasan Devi, Yetty mengaku tak bisa menahan rasa haru karena melihat bocah tersebut yang rela tidak memakan makanannya dan memilih untuk menikmati bersama ibunya di rumah.
Sang ibu bekerja sebagai ART, Devi juga seorang yatim yang sudah ditinggal mendiang ayahnya.
"Tak tega melihatnya. Dia tinggal sama ibu dan kakaknya, ibunya kerja ART tukang kerja dari jam 6 pagi sampe 2 siang. Ke sekolah dia jalan kaki diantar sama kakaknya. Mendengar itu saya ikut menangis haru, " ujarnya
AKP Yetty juga mengaku hari itu adalah pertama kali ia ditugaskan untuk menjalankan program makan siang gratis.
Menurutnya program pembagian makan siang gratis ini sangat mengingatkan kepada setiap orang bahwa banyak orang-orang yang ternyata membutuhkan bantuan.