Gempa Bumi
Gempa Bumi Mengguncang Jawa Barat, Ini Lokasi Tepatnya dan Dampaknya
BMKG terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama mengingat bahwa wilayah Jawa Barat dan sekitarnya adalah area rawan gempa k
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-14-Nov-2024-093637.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Jawa Barat pada Kamis pagi (14/11/2024) pukul 09.36 WIB.
Pusat gempa terletak pada koordinat 6,22 Lintang Selatan dan 106,46 Bujur Timur, dengan kedalaman 203 kilometer di bawah permukaan laut.
Berdasarkan titik koordinat tersebut, gempa berada di sekitar perairan Jawa Barat, tepatnya dekat wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.
Mengingat kedalamannya yang mencapai 203 kilometer, gempa ini tergolong sebagai gempa menengah hingga dalam.
Fenomena ini berpotensi dirasakan dalam skala rendah hingga sedang di beberapa daerah di sekitar pusat gempa, seperti Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor, dan sebagian Jakarta.
Kedalaman dan Magnitudo: Apa Artinya untuk Dampak Gempa?
Gempa berkedalaman 200 kilometer lebih, seperti yang terjadi ini, memiliki karakteristik berbeda dibanding gempa dangkal.
Semakin dalam pusat gempa, energi yang dilepaskan akan cenderung menyebar lebih luas namun berkurang intensitasnya di permukaan.
Dengan magnitudo 4,0 dan kedalaman signifikan, getaran gempa diperkirakan tidak menyebabkan kerusakan struktural pada bangunan di sekitar lokasi.
Namun, masyarakat di beberapa wilayah Jawa Barat mungkin merasakan getaran ringan, terutama yang tinggal di bangunan bertingkat.
Upaya Mitigasi dan Kesiapsiagaan
BMKG terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama mengingat bahwa wilayah Jawa Barat dan sekitarnya adalah area rawan gempa karena berada di zona subduksi antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
Sebagai upaya mitigasi, BMKG merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk:
Menguatkan Struktur Bangunan - Terutama bagi bangunan-bangunan di area rawan gempa.
Peningkatan Pendidikan Kebencanaan - Masyarakat perlu dilatih tentang cara merespons gempa, seperti melindungi diri di bawah meja atau menjauhi jendela.
Simulasi Evakuasi Berkala - Terutama di sekolah, gedung perkantoran, dan lingkungan padat penduduk.
BMKG juga mengingatkan agar masyarakat tidak panik dan selalu mengandalkan informasi resmi.
Meski gempa berkekuatan 4,0 ini tidak berdampak serius, kesiapsiagaan tetap menjadi kunci dalam mengurangi risiko dari bencana gempa di masa depan.(*)
| Baru Saja Terjadi! Gempa Bumi di Pesisir Jawa Sabtu 28 Februari 2026, Kedalaman 10 Km |
|
|---|
| Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Rabu Sore 25 Februari 2026, Cek Lokasi |
|
|---|
| Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Dirasakan 24 Februari 2026! Terjadi di Darat Pulau Jawa |
|
|---|
| Baru Saja Terjadi! Gempa Magnitudo Perairan Jawa, Terjadi Malam Hari |
|
|---|
| Terkini! Gempa Bumi Senin Siang 23 Februari 2026, Cek Lokasi hingga Kedalama |
|
|---|