Jumat, 6 Maret 2026

Diduga Kesal Tak Dibelikan Ponsel, Pria 30 Tahun Ini Aniaya hingga Bunuh Ibunya

Hanya karena tidak dibelikan ponsel oleh ibunya, pria ini emosi hingga membunuh sang ibu. Pelaku membunuh korban dengan cara mencekiknya.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Diduga Kesal Tak Dibelikan Ponsel, Pria 30 Tahun Ini Aniaya hingga Bunuh Ibunya
Tribunmataram.com/m taufik
Petugas saat mengamankan pria di Sidoarjo yang tega menghabisi nyawa ibunya karena keinginan memiliki HP tak dituruti 

Dia tidak bisa memastikan, apakah saat warga masuk ke rumah itu korban sudah dalam keadaan meninggal dunia atau belum. 
Namun ada warga yang sempat melihat, saat itu perut korban masih sempat bergerak.

“Tapi beberapa saat kemudian, ketika dicek, korban sudah meninggal dunia. Kemudian warga melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian,” lanjutnya.

Tak lama berselang, puluhan atau bahkan ratusan warga pun berkerumun di lokasi kejadian. 

Beberapa warga menyebut, pelaku diduga dalam keadaan mabuk akibat minuman keras saat melakukan perbuatan sadis terhadap ibu kandungnya sendiri.

Baca juga: Ingin Hidup dengan Kekasih Barunya, Wanita Ini Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Nyawa Sang Suami

Pihak keluarga juga menduga, peristiwa ini akibat pelaku minta ponsel ke ibunya dan tidak kunjung dibelikan sehingga dia sakit hati. 

Namun, semua belum bisa dipastikan karena saat kejadian, hanya ada korban dan pelaku di dalam rumah tersebut.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian pun langsung memasang police line. 

Petugas melakukan olah TKP dan memeriksa jenazah korban. 

Di sisi lain, petugas langsung membawa pria dengan tato di punggung yang telah menghabisi nyawa ibunya itu ke kantor polisi menggunakan mobil patroli.

Baca juga: Ikutkan Kevin Diks di Timnas Indonesia, Begini Prediksi Pemain Indonesia vs Jepang ala Shin tae-yong

“Petugaas masih melakukan penyelidikan. Sementara, diketahui bahwa korban mengalami sejumlah luka di wajah dan beberapa bagian tubuhnya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Fahmi Amrulah yang memimpin langsung penyelidikan ini.

Terkait darah yang berceceran di lantai dari tubuh korban, disebutnya bahwa itu akibat benda tajam yang dipakai pelaku menganiaya korban.

Untuk memastikan terkait motif atau penyebab penganiayaan tersebut, polisi masih perlu melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. 

Demikian halnya untuk memastikan semua luka di tubuh korban, petugas juga masih menungga pemeriksaan dari rumah sakit.

“Pelaku sudah diamankan, sehingga kami bisa secepatnya melakukan pemeriksaan untuk memastikan apa motifnya menganiaya korban,” kata Kasat Reskrim.

(*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologis Pria 30 Tahun di Sidoarjo Bunuh Ibunya Karena Tidak Dibelikan Ponsel

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved