Selasa, 10 Maret 2026

Universitas Negeri Gorontalo

BREAKING NEWS: 782 Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Diwisuda, 65 Persen Didominasi Perempuan

Dalam pidatonya, Rudy mendorong para lulusan untuk berperan aktif dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS: 782 Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Diwisuda, 65 Persen Didominasi Perempuan
TribunGorontalo.com
Ratusan mahasiswa wisuda di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) hari ini, Kamis (15/11/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar wisuda ke-52 pada Kamis (14/10/2024) di Auditorium UNG.

Upacara wisuda ini mengukuhkan 782 lulusan dari berbagai jenjang, yakni program Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor.

Dari total wisudawan, sebanyak 287 orang adalah laki-laki dan 515 perempuan.

Komposisi ini menunjukkan bahwa 35 persen dari lulusan merupakan laki-laki.

Sementara 65 persen adalah perempuan. Artinya dari angka ini, dapat dilihat tingginya partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi di UNG.

Upacara wisuda ini diisi dengan Orasi Ilmiah dari Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, yang membahas tema "Ekonomi Digital dalam Membangun Perekonomian Nasional."

Dalam pidatonya, Rudy mendorong para lulusan untuk berperan aktif dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Ia juga berharap wisudaewan dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh untuk kemajuan Gorontalo dan Indonesia.

“Digitalisasi tidak hanya memfasilitasi konektivitas, tetapi juga menjadi motor penggerak utama dalam memperkuat perekonomian global," kata dia. 

Kata Rudy, dengan memperhatikan potensi, kondisi, tantangan, serta untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045 tersebut, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta, akademisi, dan seluruh lapisan masyarakat.

 Terlebih lagi, Indonesia memiliki visi untuk menjadi negara maju dan berpendapatan tinggi peringkat ke-lima di dunia pada tahun 2045.

Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah harus menempuh jalur pertumbuhan baru dan keluar dari pendapatan menengah.

“Kepada adik – adik mahasiswa semuanya yang akan diwisuda pada hari ini, mari turut bersama-sama membangun ekosistem ekonomi digital yang lebih inklusif, berdaya saing dan berkelanjutan, untuk membangun perekonomian Nasional. Diharapkan juga gelar akademik yang telah diperoleh membawa manfaat besar bagi banyak orang khususnya di Gorontalo dan Indonesia,” tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved