Jumat, 6 Maret 2026

Aleg Gorontalo Geram

Anton Abdullah Marah-marah di Rapat DPRD Kabupaten Gorontalo soal APBD , Ancam Lapor Kejaksaan

Hal itu lantaran Anton Abdullah, meluapkan kemarahannya terhadap dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan APBD tahun 2025.

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Anton Abdullah Marah-marah di Rapat DPRD Kabupaten Gorontalo soal APBD , Ancam Lapor Kejaksaan
TribunGorontalo.com
Aleg Kabupaten Gorontalo marah-marah. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Suasana rapat pembahasan anggaran di Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo mendadak panas.

Hal itu lantaran Anton Abdullah, meluapkan kemarahannya terhadap dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan APBD tahun 2025.

Insiden ini diunggah Anton dalam status WhatsApp pribadinya, Selasa (12/11/2024).

Pesannya tegas, ,meminta rekan-rekan dewan dan pejabat pemerintah daerah agar tidak bermain-main dengan uang rakyat.

Awalnya, Anton tampak tenang ketika menyampaikan pandangannya dalam forum pembahasan Ranperda APBD Kabupaten Gorontalo untuk tahun anggaran 2025.

Ia memulai dengan apresiasi terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang serius membahas anggaran, terlihat dari kehadiran banyak pihak yang terlibat.

"Pertama, saya mengapresiasi langkah TAPD yang menseriusi pembahasan anggaran ini," kata Anton dengan suara berwibawa.

Namun, nada bicaranya berubah seketika saat ia menyentuh isu yang membuatnya naik pitam.

"Namun, semangat saya runtuh seketika. Ternyata ada pertemuan di luar forum resmi DPRD ini," ujar Anton dengan nada semakin meninggi.

Politisi muda dari PDI Perjuangan ini mengungkapkan dugaan adanya pertemuan Badan Anggaran (Banggar) yang diadakan sebelum rapat resmi. 

Anton pun memperingatkan agar tidak ada yang "menggerogoti" anggaran Kabupaten Gorontalo.

"Jangan begitu, jangan dianggap bodoh kita semua di sini. Kalau begini kelakuan teman-teman semua, saya sendiri yang akan melaporkan ke Kejaksaan!" tegasnya dengan suara penuh amarah.

Kemarahannya memuncak ketika ia dengan keras mendorong tumpukan berkas di meja sidang dan berteriak,

"Jangan begitu ngoni (kalian)!"

Suaranya yang menggelegar membuat suasana ruang paripurna semakin tegang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved