Investasi Bodong Batudaa

Warga Batudaa Gorontalo Curhat Ditipu Istri Seorang Polisi yang Mengaku Punya Beking Mabes Polri

Seorang korban, Yulin Yunus, dari Desa Payunga, mengungkapkan pengalamannya saat dihubungi melalui telepon pada Kamis (7/11/2024).

|
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
ILUSTRASI
ILUSTRASI -- investasi bodong di Batudaa Gorontalo, banyak warga tertipu. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sejumlah warga di Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, mengaku menjadi korban penipuan berkedok investasi.

Mereka mengalami kerugian yang signifikan akibat janji keuntungan besar yang ternyata hanya tipuan.

Seorang korban, Yulin Yunus, dari Desa Payunga, mengungkapkan pengalamannya saat dihubungi melalui telepon pada Kamis (7/11/2024).

Menurut Yulin, awalnya ia dan korban lainnya tergiur oleh janji keuntungan investasi hingga 25-30 persen dari modal yang disetor.

"Kami dijanjikan keuntungan tinggi, dan bahkan diberikan hadiah seperti iPhone jika mencapai nominal tertentu dalam satu hari," ujar Yulin.

Awalnya, ia berinvestasi Rp11 juta dan sempat mendapatkan hasil Rp14,5 juta.

Namun, setelah investasi berikutnya sebesar Rp20 juta, uang tersebut tidak kembali.

Kejadian ini telah berlangsung sejak tahun 2023, dan berulang hingga Agustus 2024.

Yulin mengaku bahwa dirinya bukan kali pertama menjadi korban penipuan oleh oknum yang sama.

Pada tahun lalu, ia juga kehilangan uang ratusan juta rupiah karena terjebak dalam investasi serupa.

"Total kerugian saya saja sudah mencapai Rp250 juta," ungkapnya.

Kepercayaan yang diberikan pada awalnya justru membuat korban semakin dalam terjebak, terutama setelah oknum tersebut meyakinkan bahwa kali ini mereka tidak akan ditipu lagi.

Pada bulan Agustus 2024, oknum yang sama kembali menawarkan investasi serupa kepada sejumlah warga.

Rayuan yang sama berhasil membuat lima orang warga, termasuk Yulin, mengalami kerugian mencapai Rp79 juta.

"Kami benar-benar terlena dengan rayuan tersebut, karena selalu dijanjikan keuntungan dan diberikan harapan uangnya akan kembali," ujar Yulin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved