Human Interest Story
Melihat Aktivitas Suci Fatmawati Maku, Ustadzah Muda Gorontalo yang Mengajar di TPQ Al-Maghfirah
Setiap harinya, ia mengajar mereka dengan penuh semangat, membimbing para murid memahami Al-Qur’an dan nilai-nilai agama Islam.
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Suci-Fatmawati-Maku-tengah-mengajar-pendidikan-agama-islam.jpg)
Sebaliknya, ia melihat ini sebagai kesempatan emas untuk berbagi ilmu yang ia peroleh semasa menjadi santri.
"Alhamdulillah, dengan mengajar ini, ilmu yang saya peroleh bisa tersalurkan. Insya Allah, ini juga akan menjadi amal jariyah di akhirat kelak, Aamiin,” ungkapnya penuh harap.
Suci juga mengungkapkan bahwa mengajar anak-anak memberinya kesempatan untuk belajar menangani berbagai karakter anak yang berbeda.
“Dapat belajar juga untuk menangani anak-anak, karena beda usia, beda karakter, dan tidak ada basic mengajar,” ujarnya.
Menurut Suci, meskipun ia tidak memiliki latar belakang formal dalam dunia pendidikan, pengalaman mengajar anak-anak memberikan pelajaran berharga tentang kesabaran dan adaptasi.
Di luar jam mengajar, Suci merasakan kehangatan dari anak-anak didiknya. Mereka tak hanya datang untuk belajar, tetapi juga sering kali memberikan hadiah-hadiah kecil yang mereka buat sendiri, seperti gantungan HP, jepit rambut, dan camilan.
"Romantis sekali mereka, Masya Allah. Mereka sering memberikan saya hadiah-hadiah kecil hasil buatan sendiri,” tutur Suci dengan senyum yang tak bisa disembunyikan.
Ia berharap, dengan bimbingannya, minat anak-anak terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh, dan mereka semakin menguasai pengetahuan agama.
“Semoga minat mereka terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh dan mereka semakin menguasai pendidikan agama,” ujar Suci. Tak hanya itu, Suci juga berharap fasilitas belajar di TPQ ini bisa lebih ditingkatkan agar anak-anak merasa lebih nyaman dan lebih termotivasi dalam belajar.
“Semoga fasilitas di TPQ Al-Maghfirah ini bisa terus ditingkatkan agar mereka semakin semangat belajar,” harap Suci, mengakhiri percakapan dengan penuh harapan dan doa. (*)