Viral Medsos
Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Kayu, Viral Karena Perbedaan Dukungan Politik
Penyebabnya ternyata bukan masalah kontrak atau sengketa tanah, melainkan perbedaan dukungan politik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rumah-Dipindah.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kejadian unik sekaligus menyedihkan terjadi di Desa Lojie, Kecamatan Malusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Aksi pemilik lahan yang meminta pemindahan rumah salah satu warganya viral di media sosial.
Penyebabnya ternyata bukan masalah kontrak atau sengketa tanah, melainkan perbedaan dukungan politik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Norma, pemilik rumah yang dipaksa pindah, mengaku kaget sekaligus kecewa dengan keputusan pemilik lahan, Santi.
Awalnya, Norma tak menyangka bahwa Santi, yang mendukung calon nomor urut 2, akan memaksa dirinya pindah hanya karena berbeda pilihan politik.
Norma sendiri mendukung pasangan calon nomor urut 3.
Aksi gotong royong warga saat memindahkan rumah Norma yang terbuat dari kayu ini terekam dalam sebuah video yang kemudian dibagikan oleh akun X @bacot pada Minggu (3/11/2024) sekitar pukul 14.43 WIB.
Dalam video tersebut, puluhan warga terlihat mengangkat rumah Norma, sementara di bagian depan rumah tersebut terdapat spanduk pasangan Calon Bupati Barru yang didukungnya.
“AGAK LAEN. Dua rumah warga Lojie, Desa Bojo, Kecamatan Malusetasi, Kabupaten Barru, Sulsel dipindahkan paksa lantaran beda pandangan politik dengan orang yang dipercaya pemilik lahan,” tulis akun tersebut.
Beberapa keterangan tambahan dalam video menyebutkan, “Beda pilihan Calon Bupati Barru, Rumah warga dipindahkan paksa.”
Tak butuh waktu lama bagi video ini untuk menarik perhatian warganet, yang kemudian memenuhi kolom komentar dengan beragam pendapat.
Sejumlah komentar bernada prihatin terhadap kondisi sosial masyarakat yang terpecah hanya karena perbedaan politik.
“Selalu ya pemilihan gini membawa perpecahan di antara warga,” tulis akun @gardenia.
Sementara akun @yudiguntara menambahkan, “Ingat, manusia saling membutuhkan satu sama lain.”
Dalam sebuah wawancara, Norma menjelaskan kronologi kejadian yang membuatnya terpaksa memindahkan rumah.