Viral Medsos
Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Kayu, Viral Karena Perbedaan Dukungan Politik
Penyebabnya ternyata bukan masalah kontrak atau sengketa tanah, melainkan perbedaan dukungan politik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rumah-Dipindah.jpg)
Semua bermula saat Santi, pemilik lahan, melihat spanduk calon nomor 3 yang ditempel di depan rumah Norma.
Menurut Norma, Santi beberapa kali mendatangi rumahnya, pertama kali saat Norma tidak berada di rumah.
Pada kunjungan kedua, Santi bertemu dengan sepupu Norma dan meminta agar spanduk tersebut dicopot.
"Karena Santi mendukung nomor 2, Ulfa Nurul Huda-Mudassir Hasri Gani, sementara kami di nomor 3," jelas Norma.
Ia mengaku pernyataan Santi yang kemudian menyinggung tanah tempat rumahnya berdiri membuatnya tersinggung.
Norma memutuskan untuk segera mencari tukang guna memindahkan rumahnya.
“Saya tersinggung dengan ucapan Santi, terutama ketika dia bilang spanduk besar itu bisa dipindahkan sekalian dengan rumahnya,” ujar Norma.
Ia pun memilih untuk membawa keluarganya pindah sekaligus, karena baginya tak mungkin hanya sebagian yang pindah.
Rumah Norma, yang merupakan rumah panggung, akhirnya dipindahkan secara gotong royong bersama warga setempat serta ratusan pendukung paslon nomor 3.
Pemindahan dilakukan ke lahan pribadi milik Norma yang jaraknya sekitar 100 meter dari lokasi sebelumnya.(*)