Suami di Aceh Tega Bakar Istri hingga Tewas Pakai Bensin, Kini Serahkan Diri
Suami bakar isti hingga tewas di Aceh kini telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Suami bakar isti hingga tewas di Aceh kini telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
Suami yang tega membakar istrinya hidup-hidup ini menggunakan bensin pertalite yang diambil dari motornya.
Namun, sebelum sang suami membakar istrinya dengan menggunakan bensin, sempat terjadi pertengkaran.
Adu cekcok pun berujung maut hingga sang suami dengan tingkat emosi yang tinggi membakar istrinya.
Tugiman (59) menyerahkan diri ke polisi usai membakar istrinya Misnah (49) hingga tewas.
Jenazah Misnah telah dimakamkan keluarga, jenazah ditemukan dalam kondisi telentang dan sekujur tubuhnya luka bakar.
Peristiwa suami bakar istri ini terjadi di rumah mereka, Desa Purwodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Jumat (1/11/2024) siang.
Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang, AKP Riski Muslim, mengatakan, menurut pengakuan pelaku, peristiwa itu terjadi setelah pelaku pulang ke rumah dan terjadi pertengkaran.
Namun, Tugiman tidak menjelaskan penyebab pertengkaran tersebut.
Misnah pertama kali ditemukan oleh Jumirin (58), saudara korban.
"Setiba Jumirin di rumah, korban sudah meninggal dunia dengan posisi telentang dan luka bakar di sekujur tubuh," ungkap Riski, Sabtu (2/11/2024).
Dari keterangan yang diperoleh, Tugiman menyiram tubuh istrinya dengan bahan bakar Pertalite yang diambil dari sepeda motor miliknya.
Setelah itu, dia membakar ranting kayu dan menyulutnya ke tubuh Misnah.
Setelah korban dinyatakan meninggal dunia, pelaku segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib.
Pelaku dijerat dengan Pasal 338 Jo Pasal 351 Ayat (2) dan (3) KUHPidana tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian. (*)
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ambil Pertalite dari Motor lalu Bakar Istri hingga Tewas, Suami di Aceh kini Menyerahkan Diri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/sdetjhertj.jpg)