Pemkab Gorontalo
Pj Sekda: Meski Kekurangan Uang, Kuota PPPK Kabupaten Gorontalo Terbanyak
Penjabat Sekda Kabupaten Gorontalo, Haris Tome, menepis isu tenaga honorer mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Live-Podcast-Haris-Suparto-Tome-Sekda-Kabupaten-Gorontalo-di-Masa-Transisi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Penjabat Sekda Kabupaten Gorontalo, Haris Tome, menepis isu tenaga honorer mendapat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Haris menyebut Pemerintah Kabupaten Gorontalo membuka kuota PPPK, di mana jumlahnya terbanyak di Provinsi Gorontalo.
"Meski di tempat lain banyak yang mengurangi tenaga honorer, kami di kabupaten aman-aman saja. Kita tidak menghilangkan tenaga kontrak," ucap Haris dalam Tribun Podcast, Kamis (31/10/2024) siang.
Padahal, menurutnya Kabupaten Gorontalo tidak memiliki cukup anggaran.
"Meski kita dikenal dengan daerah yang kekurangan uang tapi faktanya di Kabupaten Gorontalo yang menerima PPPK terbanyak dari kabupaten/kota lainnya," bebernya.
Sebanyak 366 kuota PPPK 2024, sementara 95 kuota dibuka khusus CPNS.
Pada kesempatan itu juga,
Haris membantah soal dugaan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gorontalo yang tidak dibayarkan.
"Seperti orang mempersoalkan gaji ASN tidak dibayar itu tidak benar, yang ada itu keterlambatan pembayaran," ungkapnya. (Adv)