Gorontalo Half Marathon
BREAKING NEWS: Kadis PUPR dan Panitia Gorontalo Half Marathon Dipolisikan Peserta Lari
Kepala dinas (Kadis) PUPR Kota Gorontalo dilaporkan oleh peserta Gorontalo Half Marathon.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kuasa-Hukum-Nurlaela-Maksud-melapor-ke-Polresta-Gorontalo-Kot.jpg)
5 Peserta Gorontalo Half Marathon Dilarikan ke Rumah Sakit
Lima peserta Gorontalo Half Marathon 2024 dilarikan ke rumah sakit.
Insiden itu terjadi saat pelari mencapai garis finis di Jalan Pangeran Kalengkongan, Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Minggu (27/10/2024).
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Syafii Napu, menjelaskan ada empat orang dirujuk karena keluhan sesak napas.
“Pasien yang ditangani dengan oksigen di tenda, sudah kami rujuk ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas. Jadi total ada empat yang dirujuk. Dua ke RS Aloe Saboe, satu ke Sitti Khadijah, dan satu ke Bioklinik,” kata Syafii kepada TribunGorontalo.com, Minggu pagi.
Peserta tersebut adalah pelari nomor 21 Kilometer dan 10 Kilometer.
Syafii menduga mereka kelelahan tapi memaksakan diri mencapai garis finis.
Ada pula satu pelari yang cedera sebelum ikut lomba. Ia jatuh di selokan hingga menyebabkan kakinya terkilir.
Wanita bernama Nurlaela Maksud itu juga dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloei Saboe.
Ia mengalami menerima empat jahitan di bagian tulang kering. Nurlaela juga mengalami sesak nafas akibat benturan benturan di bagian dada.
Suami Nurlaela, Nanang Masaudi, mengatakan insiden terjadi sekira pukul 04:45 Wita. Nuralela terjatuh tepat berada di perempatan kompleks Klenteng Tulus Harapan, Jalan S Parman, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Saat ini Nurlaela tengah dirawat intensif di rumah sakit.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya