Gorontalo Half Marathon
BREAKING NEWS: Kadis PUPR dan Panitia Gorontalo Half Marathon Dipolisikan Peserta Lari
Kepala dinas (Kadis) PUPR Kota Gorontalo dilaporkan oleh peserta Gorontalo Half Marathon.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kuasa-Hukum-Nurlaela-Maksud-melapor-ke-Polresta-Gorontalo-Kot.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kepala dinas (Kadis) PUPR Kota Gorontalo dilaporkan oleh peserta Gorontalo Half Marathon.
Laporan itu merupakan buntut kecelakaan yang dialami Nurlaela Maksud.
Nurlaela mengalami patah rusuk akibat mengikuti Gorontalo Half Marathon pada Minggu (27/10/2024).
Ia terperosok jatuh di trotoar depan Kantor Lurah Biawao, Jalan 23 Januari, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Nurlaela tidak mengetahui jika terdapat lubang. Pasalnya, tidak ada papan penanda.
Minimnya penerangan membuat Nurlaela jatuh ke dalam lubang tersebut.
Suami Nurlaela Maksud, Nanang Masaudi bersama kuasa hukumnya melaporkan Kadis PUPR Kota Gorontalo dan panitia Gorontalo Half Marathon ke Polresta Gorontalo Kota.
Kuasa hukum korban, Ali Rajab, mengatakan pekerjaan trotoar itu sengaja dibiarkan terbuka.
"Biasanya kan pekerjaan begitu ada petunjuk, paling tidak ada pagar atau seng pembatas, supaya tidak dilewati pejalan kaki," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Senin (28/10/2024) sore.
Ia menjelaskan pihaknya menuntut panitia Gorontalo Half Marathon.
Sebab, kickoff Gorontalo Half Marathon dimulai terlalu pagi.
Ali menyebut peserta diwajibkan stand by di lokasi pada pukul 04.00 Wita.
"Dengan begitu banyak peserta, di waktu subuh tanpa ada penerangan maksimal yang menyebabkan klien kami (korban) mengalami luka," tandasnya.
Sementara itu, Nanang Masaudi menyebut adanya kelalaian dari pihak PUPR mengakibatkan istrinya jadi korban.
"Yang kita pekerjaan proyek-proyek itu banyak tidak rampung bahkan bermasalah, olehnya hari ini kita melaporkan beberapa pihak karena bentuk kelalaian," terangnya.
Baca juga: Sosok Moh Hadrin Mahdang, Jawara Gorontalo Half Marathon 2024, 15 Menit Tembus Garis Finis
5 Peserta Gorontalo Half Marathon Dilarikan ke Rumah Sakit
Lima peserta Gorontalo Half Marathon 2024 dilarikan ke rumah sakit.
Insiden itu terjadi saat pelari mencapai garis finis di Jalan Pangeran Kalengkongan, Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Minggu (27/10/2024).
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Syafii Napu, menjelaskan ada empat orang dirujuk karena keluhan sesak napas.
“Pasien yang ditangani dengan oksigen di tenda, sudah kami rujuk ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas. Jadi total ada empat yang dirujuk. Dua ke RS Aloe Saboe, satu ke Sitti Khadijah, dan satu ke Bioklinik,” kata Syafii kepada TribunGorontalo.com, Minggu pagi.
Peserta tersebut adalah pelari nomor 21 Kilometer dan 10 Kilometer.
Syafii menduga mereka kelelahan tapi memaksakan diri mencapai garis finis.
Ada pula satu pelari yang cedera sebelum ikut lomba. Ia jatuh di selokan hingga menyebabkan kakinya terkilir.
Wanita bernama Nurlaela Maksud itu juga dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloei Saboe.
Ia mengalami menerima empat jahitan di bagian tulang kering. Nurlaela juga mengalami sesak nafas akibat benturan benturan di bagian dada.
Suami Nurlaela, Nanang Masaudi, mengatakan insiden terjadi sekira pukul 04:45 Wita. Nuralela terjatuh tepat berada di perempatan kompleks Klenteng Tulus Harapan, Jalan S Parman, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.
Saat ini Nurlaela tengah dirawat intensif di rumah sakit.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.