Operasi Zebra Gorontalo
Oknum Pegawai Honorer Gorontalo Pakai Plat Merah Palsu Demi Hindari Razia Polisi
Oknum pegawai honorer di Gorontalo mengganti plat nomor demi mengelabui polisi.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pria-diduga-pegawai-honorer-ketahuan-menggunakan-plat-merah-palsu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Oknum pegawai honorer di Gorontalo mengganti plat nomor demi mengelabui polisi.
Hal itu diketahui saat Operasi Zebra 2024 di kawasan Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (23/10/2024).
Pria itu hendak melintas di kawasan Gorontalo Outer Ring Road (GORR).
"Kami coba berhentikan yang bersangkutan dan kami periksa kelengkapannya," ujar Iptu Jamal Jacob.
Setelah dilakukan pemeriksaan, oknum tersebut rupanya mengganti plat kendaraannya.
"Itu plat hitam diganti jadi plat merah," tukas Jamal.
Diketahui kendaraan tipe Mitsubisbi dengan nomor polisi DM 1593 BE telah mati pajak.
"Yang bersangkutan mencoba mengelabui dengan menggunakan plat dinas (plat merah)," pungkas Jamal.
Baca juga: Alasan Polisi Gorontalo Tilang Kendaraan Gunakan Plat Nomor Akrilik
Oknum itu selanjutnya ditindak, sementara plat mobilnya disita.
Adapun Operasi Zebra 2024 yang dilakukan sudah masuk di hari ke-11 sejak dimulai pada Minggu 27 Oktober 2024.
Setidaknya ada 10 pelanggaran lalu lintas yang menjadi disasar Satlantas Gorontalo.
Pelaksanaan Operasi Zebra 2024 merupakan operasi kepolisian di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo Kombes Pol Mariochristy Panca Sakti Siregar, sebelumnya menyebut pihaknya mengedepankan fungsi lalu lintas yang didukung fungsi operasional kepolisian lainnya.
Operasi Zebra kali ini dilaksanakan dalam bentuk edukatif dan persuasif serta humanis didukung penegakan hukum lantas secara elektronik (E-TLE Statis).
Mario juga mengatakan akan melakukan teguran simpatik dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.