Minggu, 8 Maret 2026

Berita dari Boaelmo

Warga Desa Mohungo Gorontalo Sambut Baik Pelebaran Drainase untuk Atasi Banjir

Pada tahun 2024 ini saja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo mencatat desa tersebut sudah empat kali terendam banjir.

Tayang:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Warga Desa Mohungo Gorontalo Sambut Baik Pelebaran Drainase untuk Atasi Banjir
FOTO: Nawir Islim, TribunGorontalo.com
Pengerjaan drainase air di Desa Mohungo, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, untuk mencegah terjadinya banjir, Rabu (23/10/2024) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, kerap dilanda banjir setiap kali hujan deras turun.

Pada tahun 2024 ini saja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo mencatat desa tersebut sudah empat kali terendam banjir.

Sebagai langkah penanggulangan, pemerintah setempat memprioritaskan pelebaran drainase di Dusun 1, Desa Mohungo.

Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir risiko banjir yang menjadi masalah tahunan bagi warga.

Proyek normalisasi drainase ini memakan biaya sebesar Rp 183.850.000, yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Boalemo, Azlan Saido.

"Kami telah melakukan penelitian, dan dari hasil yang kami dapati, drainase yang berada di Dusun 1 harus segera diperlebar atau dinormalisasi untuk mengatasi masalah ini," ungkap Azlan kepada TribunGorontalo.com, Rabu (23/10/2024).

Pelebaran drainase ini dijadwalkan berlangsung selama dua minggu dan memerlukan alat berat seperti ekskavator untuk menyelesaikannya.

Azlan juga menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah serius pemerintah daerah dalam mengurangi frekuensi banjir di Desa Mohungo.

Respon positif datang dari warga setempat, yang menyambut baik langkah pelebaran drainase ini.

Jefri Yadjitala, salah satu warga di sekitar lokasi proyek, mengungkapkan bahwa pelebaran drainase ini sangat dibutuhkan untuk mencegah banjir yang selalu mengganggu kehidupan warga setiap tahun.

"Tentu kami sebagai masyarakat sangat menyambut baik pekerjaan ini. Banjir memang menjadi masalah besar setiap tahunnya, dan pelebaran drainase ini bisa sangat membantu mengurangi banjir," kata Jefri.

Ia juga menambahkan bahwa banjir yang sering terjadi di Desa Mohungo diakibatkan oleh kurangnya aliran air yang lancar saat hujan lebat.

"Air sering menumpuk, dan jika hujan deras turun, air pasti meluap dan menyebabkan banjir," jelasnya.

Jefri berharap agar proyek ini segera rampung dan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi warga desa.

"Semoga cepat selesai pengerjaannya. Walaupun baru setengah jalan, banjir saat hujan seharian kemarin sudah bisa sedikit teratasi, meskipun masih ada air yang naik ke jalan," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved