Gempa Bumi

Gempa Bumi Magnitudo 2.7 Guncang Sulawesi Utara, Warga Dihimbau Waspada

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini terletak di koordinat 2.53° LS dan 121.25° BT, dengan kedal

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
BMKG
GEMPA BUMI -- 23 Okt 2024, 21:43:19 

TRIBUNGORONTALO.COM, Sulawesi Utara – Gempa bumi dengan magnitudo 2.7 mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada 23 Oktober 2024, pukul 21:43:19 WIB.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini terletak di koordinat 2.53° LS dan 121.25° BT, dengan kedalaman 20 km.

Meski tergolong dalam kategori kecil, gempa dengan kedalaman 20 km ini termasuk dalam kategori dangkal, yang berarti energi dari getaran seismik dapat dirasakan lebih kuat di permukaan.

Hal ini mengindikasikan bahwa warga di sekitar pusat gempa mungkin merasakan getaran, meskipun dampak dari gempa ini diperkirakan minimal.

Meskipun magnitudo 2.7 biasanya tidak menyebabkan kerusakan signifikan, BMKG tetap menghimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Warga di daerah rawan gempa diingatkan untuk mengetahui langkah-langkah yang tepat saat terjadi gempa, termasuk mencari tempat aman.

Meskipun dampak langsung dari gempa ini mungkin tidak serius, penting bagi masyarakat di wilayah seismik untuk tetap siap menghadapi potensi risiko.

Sebagai upaya mitigasi, pihak berwenang menekankan perlunya edukasi dan pelatihan bagi warga tentang bagaimana bertindak dalam situasi darurat.

Pendidikan masyarakat mengenai tindakan darurat saat terjadi gempa sangat penting.

BMKG akan terus mengedukasi warga untuk memastikan keselamatan mereka.

Upaya Mitigasi

Beberapa langkah mitigasi yang disarankan termasuk:

Edukasi dan Pelatihan: Melibatkan masyarakat dalam pelatihan tentang cara menghadapi gempa bumi.

Sistem Peringatan Dini: Membangun sistem peringatan dini untuk mendeteksi gempa dan tsunami.
Konstruksi Bangunan: Memastikan semua bangunan baru mengikuti standar konstruksi tahan gempa.

Rencana Evakuasi: Mengembangkan dan mensosialisasikan rencana evakuasi yang jelas bagi warga di daerah rawan gempa.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan tanggap terhadap aktivitas seismik di masa depan.

Meski gempa ini tidak menimbulkan ancaman besar, kewaspadaan tetap diperlukan untuk menjaga keselamatan bersama.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved