Menteri Prabowo Gibran

Sosok Budi Gunawan, Dicopot Jokowi dari Kepala BIN, Malah Diangkat Prabowo Jadi Menko Polkam

Profil Budi Gunawan yang dicopot dari Joko Widodo dari Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

|
Editor: Ponge Aldi
KOLASE TRIBUNGORONTALO
Menkopolhukam Buni Gunawan berjabat tangan dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka saat Presiden Prabowo Subianto mengumumkan 53 nama menteri di Istana Negara pada Minggu 20 Oktober 2024 

TRIBUNGORONTALO.COM - Profil Budi Gunawan yang dicopot dari Joko Widodo dari Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) pada awal pekan ini

Kini malah dipromosikan Presiden Prabowo Subianto menjadi Menko Polhukam di Kabinet Merah Putih.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto 53 nama menteri dan 56 wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih pada Minggu (20/10/2024) malam.

"Saya ingin umumkan susunan kabinet Merah Putih periode tahun 2024-2029 sebagai berikut," jelasnya disiarkan langsung di channel YouTube Kompas TV.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan merupakan nama yang pertama kali ia sebut.

 Budi Gunawan ditunjuk Prabowo menjadi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam).

Artinya, Budi Gunawan menempati pos yang ditinggalkan Hadi Tjahjanto.

Dengan demikian, Budi Gunawan akan membawahi sejumlah menteri dan kementerian di bidangnya.

Profil Budi Gunawan
 
Jenderal Polisi (Purn) Prof Dr Budi Gunawan, SH, M Si lahir pada 11 Desember 1959 di Surakarta, Jawa Tengah.

 Dikutip dari Kompaspedia, Budi mengenyam pendidikan di SMA 3 Jakarta dan lulus pada 1979.

Setelah itu, dirinya melanjutkan pendidikan ke Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) bagian kepolisian di Semarang, Jawa Tengah.

Ia menyelesaikan pendidikan di AKABRI yang kini bernama Akademi Kepolisian (Akpol) itu pada 1983.

Setelah itu, Budi melanjutkan sekolahnya ke Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus pada 1986 sebagai lulusan terbaik. 

Ia lantas mengikuti pendidikan pengembangan di Sekolah Staf dan Pimpinan Polri dengan menyandang lulusan terbaik.

Lebih lanjut, Budi mengambil pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional pada 2005 juga dengan menjadi lulusan terbaik.

Di luar itu, Budi menempuh pendidikan magister di Universitas Satya Gama.

Lalu, ia menempuh pendidikan jenjang doktoral di Universitas Trisakti dan lulus pada 2018.

Beberapa bulan kemudian, ia memperoleh gelar Guru Besar di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dalam Bidang Ilmu Intelijen Studi Strategis Kajian Keamanan Nasional Bidang Siber.

Riwayat Karier

Setelah lulus dari Akpol, Budi ditempatkan di PTIK Jakarta. Selang beberapa tahun, dirinya dipindah ke Polda Lampung.

Di sana ia pernah menjabat sebagai Kapolsekta Tanjung Karang Barat Poltabes Bandar Lampung (1986), Kabag Lantas Polwil Lampung (1995), Sesdit Lantas Polda Lampung (1997), dan Pamen Polda Lampung (1997).

Budi juga pernah ditugaskan sebagai Kasat Lantas Poltabes Palembang (1992), Kapolresta Bogor (1999), Kabag Sus Lantas Sundit Regident Dit Lantas Polri (1998). Ia lalu ditugaskan di SSDM Polri sebagai perwira menengah (1999).

Ketika berpangkat Komisaris Besar (Kombes), dirinya pernah menjabat sebagai Ajudan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri (1999-2000).

Kemudian, ia menjadi Ajudan Presiden seiring naiknya Megawati Soekarnoputri dari Wakil Presiden menjadi Presiden RI (2000–2024). 

Semenjak itu, kariernya di Polri melesat. Ia sempat tercatat sebagai jenderal termuda di Polri saat dipromosikan dari Kombes naik pangkat bintang satu atau Brigadir Jenderal (Brigjen) dengan jabatan sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier (Karo Binkar) Mabes Polri (2004–2006).

Ia lalu menjabat sebagai Kaselapa Lemdiklat Polri (2006–2008). Kemudian dipromosikan menjabat di kewilayahan sebagai Kapolda Jambi (2008–2009).

Lantas, pangkatnya naik menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) dengan jabatan sebagai Kepala Divisi Pembinaan Hukum (Kadiv BinKum).

Ia sempat mutasi dengan jabatan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) lantas dipromosikan menjabat di kewilayahan lagi sebagai Kapolda Bali.

Karier Budi kembali melesat dengan meraih pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) saat dipromosikan dengan jabatan Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol).

Posisi ini membawahi lembaga-lembaga pendidikan seperti Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (SESPIM), dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) (2012–2015).

Batal Jadi Kapolri

Pada Januari 2015, Presiden Jokowi mengajukan nama Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri kepada DPR RI.

DPR lantas mengumumkan Budi lolos uji kelayakan dan kepatutan sehingga bisa dilantik oleh presiden sebagai Kapolri.

Akan tetapi, beberapa hari berselang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan dan menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka.

KPK menduga, ada transaksi mencurigakan atau tidak wajar yang dilakukan oleh mantan ajudan Megawati itu.

Merespons surat pengumuman itu, Jokowi lantas menunda pengangkatan Budi Gunawan

Jokowi kemudian menunjuk Badrodin Haiti sebagai pelaksana tugas Kapolri tanpa batasan waktu. 

Pada akhirnya, Jokowi mengirimkan Surat Pergantian Kepala Polri baru atas nama Badrodin Haiti.

Budi lalu ditunjuk menjadi Wakapolri dalam Sidang Wanjakti setelah Badrodin naik menjadi Kapolri.

Pada 9 September 2016, Budi diangkat Jokowi sebagai Kepala BIN. Pangkatnya juga dinaikkan dari Komjen menjadi Jenderal Polisi.

Pada Januari 2018, Budi pensiun dari Polri karena usianya sudah 58 tahun, tetapi tetap menjabat sebagai kepala BIN.

Hingga akhirnya ia dicopot oleh Jokowi dari posisinya dan kini ikut pembekalan calon menteri Prabowo di Hambalang.

53 Nama Menteri Kabinet Merah Putih Diumumkan Presiden Prabowo Subianto, Ada Mayor Teddy

Berikut 53 nama menteri dan pejabat setingkat menteri yang masuk dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Nama para pejabat tersebut diumumkan Presiden Prabowo di Istana Merdeka  Jakarta, Minggu (20/10/2024).

Berikut susunan Menteri yang dibacakan Presiden Prabowo :

 1.      Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Budi Gunawan

2.      Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra

3.      Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

4.      Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno

5.      Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono

6.      Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar

7.      Menko Pangan Zulkifli Hasan

8.      Prasetyo Hadi, Mensesneg

9.      Muhammad Tito Karnavian, Mendagri

10.     Sugiono, Menteri Luar Negeri

11.     Safrie Samsoedin, Menhan

12.     Nazaruddin Umar, Menag

13.     Supratman Andi Agtas, Menteri hukum

14.     Natalius Pigai, Menteri Ham

15.     Agus Andrianto, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

16.     Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan

17.     Abdul Muti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

18.     Satrio Sumantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi

19.     Fadli Zon, Menteri Kebudayaan

20.     Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan

21.     Saifullah Yusuf, Menteri Sosial

22.     Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan

23.     Abdul Kadir Karding, Menteri Perlindungan Pekerja MIgran Indonesia/Kepala BPNTKI

24.     Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian

25.     Budi Santoso, Menteri Perdagangan

26.     Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

27.     Dodi Hanggodo, Menteri Pekerjaan Umum

28.     Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman

29.     Yandri Susanto, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal

30.     Iftitah Suryanagara, Menteri Transmigrasi

31.     Dodi Purwakandi, Menteri Perhubungan

32.     Meutya Hafidz, Menteri Komunikasi dan Digital

33.     Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian

34.     Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan

35.     Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan

36.     Nusron Wahid, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN

37.     Rahmat Pambudi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas

38.     Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

39.     Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara

40.     Wihaji, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga

41.     Hanif Faisol Nurrofiq, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup

42.     Rosan Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM

43.     Budi Arie Setiadi, Menteri Koperasi

44.     Maman Abdurrahman, Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah

45.     Widyanti Putri, Menteri Pariwisata

46.     Teuku Rifki Harsya, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif

47.     Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak

48.     Dito Ariotedjo, Menteri Pemuda dan Olahraga

49. ST Burhanudin Jaksa Agung

50. Herindra Kepala BIN

51. AM putranto kepalda staf kepresidenan

52. Hasan Nasbi kepala Kantor komunikasi Presiden

53. Teddy Sekretaris Kabinet

 

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Budi Gunawan, Menko Polhukam Kabinet Merah Putih Pimpinan Presiden Prabowo

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved