Kamis, 19 Maret 2026

Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo

Candaan Sri Meyke Male soal Jatuhnya Pesawat 'Tuan rumah Akan Jadi Orang Kaya'

Sri Meyke Male menjadi korban kecelakaan pesawat Sam Air di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Minggu (20/10/2024).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Candaan Sri Meyke Male soal Jatuhnya Pesawat 'Tuan rumah Akan Jadi Orang Kaya'
Kolase TribunGorontalo.com
Sri Meyke Male sempat bercanda dengan anak-anaknya sebelum meninggal karena kecelakaan pesawat Sam Air di Pohuwato 

Pasalnya, baru saja kembali dari mengantar putrinya itu di Bandara Djalaluddin. Namun beberapa saat kemudian ia mendengar kabar pesawat jatuh. 

Diketahui, jarak rumah Sofyan menuju Bandara Jalaludin Gorontalo ditempuh lebih dari satu jam perjalanan darat.

Sementara Bandara Bandara Jalaluddin ke Bandara Panua Pohuwato hanya membutuhkan waktu 30 menit.

Sehingga sang ibu belum tiba di rumah saat insiden itu terjadi.

“Belum sempat sampai di rumah, langsung balik setelah dengar kabar. Sekarang ibunya masih menunggu jenazah di Pohuwato,” ujar Anton Kadir, paman korban, saat ditemui TribunGorontalo.com di rumah duka, Minggu (20/10/2024).

Baca juga: Pelayat Diduga Kerasukan di Rumah Duka Korban Kecelakaan Pesawat SAM Air di Gorontalo

Sri Meyke Dimakamkan

Suasana pemakaman Sri Meyke Male, korban kecelakaan pesawat Sam Air di Kota Gorontalo, Senin (21/10/2024).
Suasana pemakaman Sri Meyke Male, korban kecelakaan pesawat Sam Air di Kota Gorontalo, Senin (21/10/2024). (TribunGorontalo.com/Nur Ainsyah Habibie)

Mendiang Sri Meyke Male dimakamkan di pekuburan keluarga pagi ini, Senin (21/10/2024). (TribunGorontalo.com/Nur Ainsyah Habibie)

Sri Meyke Male baru saja dimakamkam sekira pukul 08.50 Wita, Senin (21/10/2024).

Ratusan warga mengantarkan Meyke ke tempat peristirahatan terakhirnya di Jl Kutai, Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Suasana haru biru menyelimuti rumah duka sejak prosesi shalat jenazah Sri Meyke Male.

Dalam prosesi shalat jenazah tersebut, suami Sri (Fandy Ahmad) tidak ikut bergabung dalam barisan jamaah. 

Sang suami terlihat memeluk erat putra bungsunya yang masih kecil, sementara air mata terus mengucur di wajahnya. 

Tangis keluarga almarhumah pun semakin pecah saat jamaah memulai takbir shalat jenazah. 

Suara isak tangis menggema di antara doa-doa yang dipanjatkan oleh para pelayat yang hadir.

 


(TribunGorontalo.com/Nur Ainsyah Habibie)

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved