Senin, 16 Maret 2026

Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo

Sosok Sri Meyke Male, Korban Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Sam Air di Pohuwato Gorontalo

Tragedi jatuhnya pesawat PK-SMH (DHC6) menyisakan duka mendalam bagi keluarga Sri Meyke Male.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sosok Sri Meyke Male, Korban Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Sam Air di Pohuwato Gorontalo
Dok pribadi
Sri Meyke Male bersama tiga anaknya 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Tragedi jatuhnya pesawat PK-SMH (DHC6) menyisakan duka mendalam bagi keluarga Sri Meyke Male.

Sri merupakan satu-satunya penumpang yang tewas dalam insiden kecelakaan pesawat Sam Air pada Minggu (20/10/2024) pagi Wita.

Wanita berusia 30 tahun ini meninggalkan tiga anak.

Anak-anaknya tinggal di Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Gorontalo. 

Paman korban, Anton Kadir, mengatakan anak sulung Sri duduk di bangku sekolah dasar. Sementara anak bungsunya baru berusia dua tahun. 

“Anak yang paling besar itu masih SD, anak yang paling kecil masih bayi sekitar dua tahun,” ungkap Anton kepada TribunGorontalo.com, Minggu (20/10/2024).

Diketahui korban hendak menuju Palu untuk menemui suaminya. 

“Dia (Mey) mau pergi ke Palu untuk menemui suaminya karena mereka akan ada kegiatan yang harus dilakukan bersama,” jelasnya.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Pesawat Sam Air di Pohuwato Gorontalo, Sempat Hilang Kontak sebelum Jatuh

Kronologi

Foto diduga korban kecelakaan pesawat Sam Air (kiri). Kecelakaan terjadi pada pagi tadi, Minggu (20/10/2024).
Foto diduga korban kecelakaan pesawat Sam Air (kiri). Kecelakaan terjadi pada pagi tadi, Minggu (20/10/2024). (Istimewa)

Hariyanto menjelaskan pesawat Sam Air berangkat pukul 07.03 Wita dari Bandara Djalaluddin Gorontalo menuju Bandara Bumi Panua Pohuwato.

Pesawat sempat hilang kontak sesaat sebelum kejadian.

"Pd TW 2010 0722 H Pesawat SAM AIR kontak terakhir dengan AIRNAV Makassar dan informasi diterima pesawat jatuh di area Bandara Bumi Panua Pohuwato," ungkap Hariyanto saat dihubungi TribunGorontalo.com, Minggu (20/10/2024).

Lebih lanjut, Hariyanto mengungkapkan pesawat maut ini merupakan tipe PK SMH berwarna putih.

Saat ini Tim Rescue Pos SAR Marisa menuju ke lokasi menggunakan Truck Personil dan Rescue Car Type I.

Tim dibantu Babinsa Randangan, pihak Bandara Panua, dan masyarakat setempat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved