Minggu, 22 Maret 2026

Tribun UMKM

Khairil Mayah Cerita Usaha Sablon Kaos di Kota Gorontalo, Berawal dari Modal Rp500 Ribu

Kisah Khairil Mayah (28) menceritakan usaha sablon kaos di Kota Gorontalo. Khairil merintis usaha dari modal Rp500 ribu.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Khairil Mayah Cerita Usaha Sablon Kaos di Kota Gorontalo, Berawal dari Modal Rp500 Ribu
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
Khairil Mayah pemilik Patah Kompas Clothing 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kisah Khairil Mayah (28) menceritakan usaha sablon kaos di Kota Gorontalo.

Khairil merintis usaha dari modal Rp500 ribu.

Awalnya ia hanya menjual kaos.

Empat bulan setelahnya, ia mulai membeli alat sablon bekas.

"Modal kedua itu sekitar Rp4 jutaan itu kami beli alat bekas dari teman," tuturnya.

Khairil menamai usahanya Patah Kompas Clothing. UMKM tersebut berlokasi Jl Tondano, Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo.

Patah Kompas Clothing diambil dari nama perkumpulan pecinta alam Patah Kompas.

"Kami punya perkumpulan pecinta alam namanya Patah Kompas. Nah, ambillah nama itu," ujarnya.

"Dulunya kerja sama orang hingga akhirnya memutuskan buka usaha sendiri," ungkapnya.

Ide awal membangun usaha sudah lama direncanakan Khairil. Kala itu ia masih menjalani perkuliahan.

Khairil lalu bekerja di tempat sablon tempat dirinya belajar cara mendesain motif kaos.

"Saat itu saya sudah semester akhir ketemu salah satu orang yang punya toko di Gorontalo, dan saya kerja di bagian desain maka saya mulai belajar dari situ," ucapnya.

Sejak Oktober 2020, Khairil menekuni tempat usahanya sendiri.

Patah Kompas Clothing buka setiap hari. 

"Bukanya itu fleksibel selama itu bukan waktu istirahat," katanya.

Saat ini ia telah punya brand sendiri untuk katalog 'Orang Gorontalo'.

Baca juga: Cerita Hindun Hulopi Sosok Putri Indonesia Gorontalo, Pernah Jualan Nasi hingga Tak Punya Uang

Harga sablon kaos mulai Rp90-Rp100 ribu. Pemesanan minimal 12 picis.

"Tergantung dari jumlah dan desain, bisa naik bisa juga turun," katanya.

Sementara untuk kaos oleh-oleh Gorontalo dijual per pcs dengan harga Rp130.000.

"Kaos itu rata-rata dibeli oleh orang luar daerah kadang juga sampai luar negeri," ungkapnya.

Produk utama yaitu kaos dan PDH.

Waktu pengerjaan biasanya tiga hari untuk barang sudah tersedia. Sementara sistem PO biasanya paling lambat dikerjakan dua minggu setelah pemesanan.

Kualitas bahan kaos Cotton Combed 24s dan 30s.

Sablon menggunakan manual printing. Menurut Khairil kelebihannya adalah memberi efek spesial dan sablonnya tahan lama. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved