Pesawat Sam Air Jatuh di Gorontalo
Kecelakaan Pesawat Sam Air di Pohuwato Gorontalo, 4 Korban Tewas Termasuk Pilot
Korban kecelakaan pesawat Sam Air diketahui berjumlah empat orang. Empat korban itu antara lain pilot, co pilot, satu penumpang, dan kru mesin.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Foto-diduga-korban-kecelakaan-pesawat-Sam-Air.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Korban kecelakaan pesawat Sam Air diketahui berjumlah empat orang.
Empat korban itu antara lain pilot, co pilot, satu penumpang, dan kru bagian mesin.
Sebelumnya pesawat jenis Twin Otter milik maskapai PT Semuwa Aviasi Mandiri ini jatuh di wilayah Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato pada Minggu (20/10/2024).
Pesawat Sam Air berkapasitas 19 penumpang ini diduga mengalami masalah sesaat sebelum mendarat di Bandara Panua Pohuwato.
Seluruh korban kini telah dievakuasi ke Puskesmas Randangan.
Adapun kondisi pesawat hancur, di mana sayapnya terpisah dari badan.
Pesawat Sam Air ditemukan di kawasan tambak warga Randangan atau 500 meter dari Bandara Panua Pohuwato.
Saat ini TribunGorontalo.com sementara menghubungi pihak otoritas Bandara Panua Pohuwato.
Catatan : Artikel Ini mengalami update data pada Minggu 20 Oktober 2024 pukul 16.13 Wita
Diketahui, Pesawat SAM Air mengalami kecelakaan dan jatuh di dekat Bandara Panua, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo Minggu (20/10/2024)
Pesawat dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) ini lepas landas dari Bandara Gorontalo pada pukul 07:03 Wita
Pesawat diperkiraan waktu tiba (ETA) pada pukul 07:33 Wita dalam kondisi cuaca berawan.
Pesawat memuat Capt M Saefurubi A, First Officer M Arthur VG, teknisi bernama Budijanto dan seorang penumpang Sri Meyke Male
Para korban meninggal di lokasi kejadian dan jenazahnya dievakuasi ke Puskesmas Motolohu, Kecematan Randangan, Kabupaten Pohuwato.
Pesawat melakukan prosedur pendaratan melalui runway 27 dan melakukan go arround dengan belokan ke kiri pada menit ke 07.35 Wita.
Pesawat jatuh di daerah tambak atau empang yang jaraknya kurang lebih 300--500 meter sisi selatan runway Bandara Panua Pohuwato
Bandara Panua Pohuwato berjarak sekitar 31 kilometer atau 51 menit perjalanan darat dari Marisa, Ibu Kota Kabupaten Pohuwato.
Sedangkan ke Kota Gorontalo, ibu Kota Provinsi Gorontalo sekitar 191 kilometer atau jarak tempuh sekitar 4-5 jam perjalanan darat
Bandara tersebut adalah bandara ke-25 dari 27 bandara yang dibangun. Bandara yang dibangun sejak tahun 2015 itu menelan anggaran Rp 437,4 miliar.
Bandara Panua memiliki sejumlah fasilitas penting diantaranya landasan pacu sepanjang 1200m x 30m, taxiway 15m x 170m serta apron 110m x 70m. Gedung terminal berukuran 990m⊃2; dengan pesawat terbesar yang bisa terbang dan mendarat jenis ATR 72-600.
Bandara perintis itu menelan biaya APBN sebesar Rp437,4 miliar, sebagian di antaranya dibiayai melalui mekanisme Surat berharga Syariah Negara (SBSN).
Pesawat DHC-6 Twin Otter milik maskapai SAM Air sukses mendarat dan terbang dengan rute Gorontalo – Pohuwato – Palu pada 18 Februari 2024. Jokowi meresmikan bandara tersebut pada 22 April 2024.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.