Berita Kabupaten Pohuwato
BREAKING NEWS: 2 Penambang Pohuwato Gorontalo Dianiaya, Anak Korban Diancam Bakal Dibunuh
Dua keluarga di Pohuwato, Gorontalo mendapatkan ancaman dan penganiayaan.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Cindra-Humu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dua keluarga di Pohuwato, Gorontalo mendapatkan ancaman pembunuhan hingga penganiayaan.
Sosok pelaku diduga berinisial JH, Warga Desa Balayo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Cendris Humu dan Iskandar Humu menjadi korban pengancaman dan penganiayaan.
Masalah berawal dari klaim kepemilikan lokasi lubang tambang emas.
Cindra Humu, anak korban Cendris Humu, menjelaskan kronologis kejadian kepada TribunGorontalo.com, Jum'at (18/10/2024).
Cindra menyebut sang ayah bersama pamannya Iskandar Humu dianiaya oleh JH hingga mengalami luka ringan.
Penganiayaan itu terjadi pada Kamis (17/10/2024).
Cendris dan Iskandar dianiaya oleh JH dan lima temannya.
"Beruntung orang tua saya dan om saya masih bisa kabur, kalau tidak ayah saya sudah mati di situ," ungkap Cindra.
"Om saya luka di siku dan pelipis," ungkapnya sembari menunjukkan video korban.
Lebih lanjut, Cindra mengaku ayahnya sebelum kejadian sempat diancam oleh JH.
Cindra pun mencoba menghubungi anak JH untuk menyelesaikan perkara tersebut.
Namun Cindra justru diancam oleh JH.
"Katanya saya mau dibunuh, tapi lewat chat WA (WhatsApp) dan rekaman suara yang dia kirim melalui anaknya," ulas Cindra.
"Katanya, mau balik kamu, saya bunuh satu kali dengan ayahmu, katanya begitu. Bukti chat sama VN semua ada," tambahnya.