Kamis, 12 Maret 2026

Profil Tokoh

Profil Iptu Dolvy Heru Supratno, 31 Tahun Jadi Anggota Polri, Kini Jabat Kapolsek Tilamuta Gorontalo

Sosok ayahnya merupakan personel Tentara Negara Indonesia (TNI). Namun saat usia Dolvy baru menginjak tiga tahun, ayahnya meninggal dunia.

Tayang:
Penulis: Nawir Islim | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Profil Iptu Dolvy Heru Supratno, 31 Tahun Jadi Anggota Polri, Kini Jabat Kapolsek Tilamuta Gorontalo
TribunGorontalo.com/Nawir
Iptu Dolvy Heru Supratno, sosok Kapolsek Tilamuta Kabupaten Boalemo Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo – Sosok Inspektur Polisi Satu Dolvy Heru Supratno menjabat Kapolsek Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

Dolvy Heru telah 31 menjadi anggota Polri.

Sosok ayahnya merupakan personel Tentara Negara Indonesia (TNI). Namun saat usia Dolvy baru menginjak tiga tahun, ayahnya meninggal dunia.

"Saya tidak memiliki sosok ayah, yang tentunya hal itu yang membuat masa lalu saya suram," ucap Iptu Dolvy saat ditemui TribunGorontalo.com, Rabu (16/10/2024).

Dolvy merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Kakaknya adalah seorang peminum keras dan adiknya sering sakit-sakitan, hal ini lah yang juga menjadi tolak balik perjalanan hidupnya.

Iptu Dolvy awalnya mencoba untuk mendaftarkan diri sebagai anggota TNI.

"Awalnya itu saya mencoba menjadi tentara tapi belum lulus, kemudian pada tahun 1992 saya coba untuk masuk menjadi anggota kepolisian juga masih tidak lulus," jelasnya.

Saat itu ia juga sempat tertekan sampai kembali ke masa lalunya yang negatif.

"Tapi yang membuat saya tobat adalah sosok ibu saya, dia bilang saat itu hanya saya satu-satunya harapannya," ceritanya.

Baca juga: Profil Irwan Hunawa, Sosok Ketua DPRD Kota Gorontalo Periode 2024-2029

Adapun ibunya merupakan seorang penjahit saat itu dan tidak memiliki apapun untuk membiayai sekolah dari anak-anaknya.

"Saat itu saya langsung tersungkur dan mendaftarkan diri kembali pada tahun 1994 tanpa diketahui oleh siapapun, bahkan ibu saya," ujar Dolvy.

Dolvy saat mendaftar tidak mempunyai uang sama sekali untuk memeriksa kesehatan pertama.

"Awalnya itu kan harus periksa kesehatan dulu sebelum mendaftar, dan saya tidak memiliki uang, tapi dengan kuasa Tuhan, dokter tersebut baik dan mengatakan untuk saya tidak membayar," ungkapnya.

Setelahnya, Iptu Dolvy mendaftar dan berhasil lolos hingga menjadi anggota Polri pada 1994.

Selain itu, ibunya yang tidak mengetahui anaknya lolos hingga mengikuti pendidikan menangis saat tahu kabar tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved