Gorontalo Terkini
Yuliana, Mahasiswi Arsitektur di Gorontalo, Raup Omzet Jutaan dari Dua Usaha
Sejak memulai bisnisnya pada tahun 2021, ia telah menjalankan usaha makanan khas Jepang dan jasa pembuatan pakaian dinas (PDL/PDH).
Penulis: Syarifudin Madina | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Yuliana-mahasiswa-arsitektur.jpg)
Tak hanya di bidang kuliner, Yuliana juga merambah ke bisnis jasa pembuatan PDL/PDH.
Bisnis ini mendapat sambutan baik dari sesama mahasiswa, pekerja kantoran, dan profesional lainnya di Gorontalo.
Usaha jasa ini berawal dari keterampilannya dalam desain, yang ia pelajari selama kuliah arsitektur.
“Saya merasa punya kemampuan di bidang desain, jadi saya putuskan untuk membuka jasa pembuatan PDL/PDH,” jelasnya.
Mayoritas pelanggannya adalah mahasiswa yang membutuhkan pakaian dinas untuk kegiatan kampus, serta pegawai kantoran dan wartawan.
Usaha ini memberikan Yuliana tambahan pemasukan di luar bisnis kulinernya, sekaligus menjadi wadah baginya untuk menerapkan pengetahuan arsitektur dalam dunia bisnis.
Kesibukannya sebagai mahasiswi tingkat akhir yang tengah mempersiapkan ujian akhir, Yuliana tetap berkomitmen menjalankan kedua usahanya.
Meski tantangan membagi waktu antara kuliah dan bisnis cukup berat, ia berhasil membuktikan bahwa dengan manajemen waktu yang baik, hal itu bisa diatasi.
“Harapan saya, ke depannya usaha ini bisa lebih besar. Punya toko sendiri, pelanggan tetap, dan bisa jadi pengusaha sukses,” ungkapnya penuh optimisme.
Yuliana juga memberikan motivasi bagi para mahasiswa lainnya yang ingin memulai bisnis.
“Jangan takut untuk memulai, jangan malu berjualan, dan yang paling penting tetap konsisten meskipun ada tantangan," katanya. (*)