Human Interest Story

Pot Bunga ‘Mama Bety’, Usaha Keluarga yang Tetap Bertahan di Tengah Pasang Surut Bisnis

Ia pun berbagi kisah perjuangannya menjalankan bisnis pot bunga yang bernama ‘Mama Bety’, terinspirasi dari nama istri kakaknya.

Penulis: Syarifudin Madina | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Syarifudin Madina, TribunGorontalo.com
Cerita Retno Botutihe Membantu Usaha Pot Bunga Miilik Keluarga di Kota Gorontalo 

“Saya pernah rugi, harga pot yang seharusnya Rp200 ribu, saya salah sebut jadi Rp80 ribu,” kenangnya dengan tawa kecil.

Tantangan lainnya adalah pembatalan pesanan secara tiba-tiba oleh pelanggan yang telah memesan jauh-jauh hari.

Selain berjualan di kios, Retno juga memanfaatkan media sosial untuk memasarkan dagangannya.

Dengan bantuan anaknya, Retno mempromosikan pot bunga melalui Facebook, yang turut membantu menjangkau lebih banyak pelanggan. 

Meski demikian, ia mengakui bahwa usahanya tidak selalu berjalan mulus. Ada masa-masa di mana pot bunga tidak terjual sama sekali dalam sebulan penuh.

“Kadang saya harus menurunkan harga atau melakukan tawar-menawar, tergantung kondisi pot yang diinginkan oleh pelanggan,” ujar Retno mengenai tantangan lain yang sering ia hadapi dalam menjaga keseimbangan antara kualitas produk dan kepuasan pelanggan.

Meskipun dihadapkan pada berbagai kesulitan, Retno tetap optimis dan berharap bahwa usahanya akan terus berkembang dan laris manis di masa depan.

“Harapannya, semoga usaha ini lancar terus, banyak yang beli, dan laris,” harapnya penuh semangat.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved