Sabtu, 7 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Bermagnitudo 3.8 Guncang Perairan Lombok, Kedalaman 10 Km

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak pada koordinat 9.00 derajat Lintang Selatan dan 116.5

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Bermagnitudo 3.8 Guncang Perairan Lombok, Kedalaman 10 Km
BMKG
GEMPA BUMI LOMBOK - 9.00 LS , 116.59 BT || 10Km 

TRIBUNGORONTALO.COM — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3.8 mengguncang wilayah perairan Lombok pada Selasa, 15 Oktober 2024, pukul 16:03 WITA.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak pada koordinat 9.00 derajat Lintang Selatan dan 116.59 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman hanya 10 kilometer.

Gempa dengan kedalaman 10 kilometer ini tergolong dangkal, yang umumnya memiliki dampak getaran yang lebih terasa di permukaan.

Meski magnitudonya relatif kecil, yaitu 3.8, gempa dengan kedalaman dangkal seperti ini biasanya dirasakan oleh masyarakat di sekitar episentrum, terutama di wilayah yang berada dekat dengan pusat gempa, seperti Pulau Lombok.

Namun, karena magnitudo gempa ini tidak terlalu besar, getarannya diperkirakan hanya dirasakan dalam skala ringan dan tidak menimbulkan kerusakan yang signifikan.

Berdasarkan informasi awal, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa.

Hubungan Antara Kedalaman dan Magnitudo

Gempa bumi dengan kedalaman dangkal seperti ini biasanya lebih dirasakan oleh penduduk di sekitar episentrum karena jaraknya yang dekat dengan permukaan tanah.

Meskipun gempa tersebut berkekuatan 3.8, dampaknya di permukaan bisa dirasakan lebih jelas dibanding gempa yang terjadi pada kedalaman yang lebih besar.

Gempa dengan magnitudo kecil dan kedalaman dangkal seperti ini umumnya tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena energi yang dihasilkan tidak cukup kuat untuk menyebabkan pergerakan massa air yang signifikan.

BMKG juga telah mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak memicu tsunami.

Gempa ini menjadi pengingat bagi masyarakat di wilayah Lombok dan sekitarnya untuk selalu waspada terhadap potensi gempa susulan.

Meski gempa magnitudo kecil seperti ini jarang menimbulkan kerusakan besar, tetap penting untuk melakukan tindakan preventif guna mengurangi risiko, terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap aktivitas seismik seperti Lombok, yang terletak di kawasan cincin api Pasifik.

Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti arahan dari pihak berwenang dan memperbarui informasi dari BMKG terkait potensi gempa susulan.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved