Pilkada Kota Gorontalo
Isu Lingkungan dan Kemiskinan jadi Materi Debat Pertama di Pilkada Kota Gorontalo
Debat ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu, karena memberikan kesempatan bagi setiap calon untuk memaparkan gagasan dan kemampuan mereka di hadapan
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pasangan-calon-Paslon-peserta-Pilkada-Kota-Gorontalo-2024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) isu lingkungan dan kemiskikan jadi materi debat kandidat Pilkada Kota Gorontalo (Pilwako).
Sebetulnya kata Ketua KPU Kota Gorontalo, Mario S Nurkamiden, selain dua isu itu, ada pula isu terkait kesehatan dan pendidikan.
"Materinya meliputi kesehatan, disabilitas, pendidikan, lingkungan, dan kemiskinan," ungkap Mario.
Selain isu, KPU Kota Gorontalo pun sebetulnya sudah menetapkan tanggal pelaksanaan debat kandidat Pilkada Kota Gorontalo 2024.
"Debat publik ini dijadwalkan pada 23 Oktober 2024 di Sumberia," jelasnya saat berbincang dengan TribunGorontalo.com pada Kamis (10/10/2024).
Sebagai informasi, terdapat empat pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Pilkada 2024 ini.
Nomor urut 1 adalah Idris Rahim dan Andi Ilham, diikuti oleh Ramli Anwar Ahmad dan Ana Supriyana Abdul Hamid sebagai nomor urut 2.
Sementara itu, pasangan nomor urut 3 adalah Adhan Dambea dan Indra Gobel, dan terakhir, nomor urut 4 adalah Ryan Kono dan Charles Budi Doku.
Debat akan menjadi ajang bagi keempat pasangan calon untuk saling memberikan tanggapan terkait isu-isu penting yang telah disiapkan oleh KPU Kota Gorontalo.
Ketua KPU Kota Gorontalo berharap agar debat ini mencerahkan masyarakat, terutama memahami visi dan misi masing-masing calon.
Terutama masyarakat dapat membuat keputusan yang tepat saat memilih paslon pada Pilkada Kota Gorontalo 2024. (*)