Wisata Gorontalo
Pesona Wisata Mooi Lake Gorontalo Berkonsep Suasana Bali
Dengan jarak hanya 500 meter dari Danau Limboto, Mooi Lake menjadi destinasi menarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara.
Penulis: Syarifudin Madina | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tempat-Wisata-baru-Mooi-Lake-di-Kabupaten-Gorontalo-Inilah-Keunikannya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Terletak di Desa Huntu, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Mooi Lake menawarkan daya tarik wisata alam yang memadukan pesona lokal dengan nuansa eksotis Bali.
Dengan jarak hanya 500 meter dari Danau Limboto, Mooi Lake menjadi destinasi menarik bagi wisatawan lokal dan mancanegara.
Mooi Lake bukan hanya menyajikan keindahan alam, tetapi juga fasilitas rekreasi yang lengkap.
Terdapat dua kolam renang, satu untuk dewasa dengan kedalaman 1,25 meter dan satu untuk anak-anak sedalam 80 cm.
Selain itu, terdapat lima kolam ikan yang berada di sekitar kolam renang, menambah suasana alami dan segar di kawasan wisata ini.
Harga Terjangkau dan Fasilitas Lengkap
Wisata Mooi Lake dibuka setiap hari, mulai pukul 10.00 hingga 19.30. Harga tiket masuk sangat terjangkau: anak-anak hanya membayar Rp10.000, sementara untuk dewasa Rp15.000.
Jika beruntung, pengunjung bisa mendapatkan promo dengan harga tiket Rp7.000 hingga Rp10.000.
Selain kolam renang, Mooi Lake dilengkapi dengan tiga gazebo yang cocok untuk bersantai dan sebuah musholla yang disediakan bagi pengunjung yang ingin beribadah.
Uniknya dari tempat ini adalah adanya sebuah kafe dengan nuansa pedesaan Gorontalo yang dipadukan dengan sentuhan Bali.
Bersantai di kafe ini, pengunjung dapat menikmati makanan dan minuman dengan harga bervariasi: makanan utama mulai dari Rp22.000 hingga Rp49.000, camilan dari Rp15.000 hingga Rp20.000, dan minuman mulai dari Rp7.000 hingga Rp15.000.
Sentuhan Bali di Mooi Lake
Iskandar Naru (27), manajer Mooi Lake, menjelaskan bahwa konsep kafe ini terinspirasi dari suasana Bali yang tenang dan natural.
Pengunjung bisa menemukan ornamen khas Bali seperti patung hias, payung Bali, hingga lonceng angin dari bambu yang menghiasi area kafe.
“Kami ingin menciptakan suasana pedesaan Gorontalo dengan sedikit sentuhan Bali agar pengunjung bisa merasakan kedamaian saat berada di sini,” ujar Iskandar kepada TribunGorontalo.com.