Perempuan Inspiratif Gorontalo
Rahmawati Bagikan Tips Kesehatan Kulit dan Mata di Tengah Cuaca Panas Gorontalo
Beberapa hari terakhir suhu udara di Gorontalo terus meningkat. Diketahui suhu udara bisa mencapai 32 derajat.
Penulis: Nur Ainsyah Habibie | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rahmawati-membagikan-pengalamannya-menjaga-kesehatan-kulit.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Beberapa hari terakhir suhu udara di Gorontalo terus meningkat.
Diketahui suhu udara bisa mencapai 32 derajat.
Terik matahari yang menyengat tidak hanya membuat ketidaknyaman, tetapi juga menimbulkan risiko bagi kesehatan kulit.
Rahmawati (23), salah satu perempuan albino kelahiran Gorontalo, berbagi pengalamannya dalam menghadapi cuaca panas ekstrem.
Kulit albino sangat rentan dan sensitif daripada kulit manusia pada umumnya.
Oleh karenanya, Rahmawati harus ekstra hati-hati dalam menjaga kesehatan kulitnya saat beraktivitas di luar rumah.
Wanita sering disapa Ama ini mengaku sering kali memilih tetap berada di dalam rumah ketika cuaca panas.
“Kalau cuaca sudah terlalu terik, saya lebih baik di rumah saja. Kalau keluar rasanya tidak nyaman sekali karena kulit saya sensitif,” ujarnya.
Namun, jika keadaan mendesak Ama harus keluar rumah, ia selalu mempersiapkan diri dengan baik.
Ia kerap menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit.
“Kulit saya sangat sensitif, jadi sunscreen itu wajib bagi saya. Saya pakai yang SPF-nya tinggi agar kulit tidak cepat terbakar,” jelasnya.
Selain tabir surya, Ama juga memiliki beberapa tips lain untuk menjaga kulitnya tetap sehat meski cuaca sangat panas.
Ama selalu mengenakan pakaian yang longgar dan menutupi sebagian besar tubuhnya agar terhindar dari paparan sinar matahari langsung.
“Saya juga sering pakai hoodie, masker dan payung kalau terpaksa keluar di siang hari,” tambahnya.
Baca juga: Fahjihan Titania Olii Mahasiswi Gorontalo Berdarah Minahasa, Langganan Juara Debat Bahasa Inggris
Ia pun menekankan pentingnya menjaga kelembapan kulit.
Ama juga rutin menggunakan pelembab dan minum banyak air agar tubuh tetap terhidrasi.
“Kunci utama menjaga kulit tetap sehat saat cuaca terik adalah menjaga kelembapan dari dalam dan luar,” ujar Rahmawati tersenyum.
Selain kulitnya yang sensitif, Ama juga harus menjaga matanya dari paparan sinar matahari.
Sebagai perempuan albino, mata Ama sangat peka terhadap cahaya.
“Kalau kena sinar matahari langsung, mata saya cepat sekali silau dan sakit. Kadangkala juga saya kesulitan melihat,” ujarnya.
Untuk mengatasi ini, Ama selalu mengenakan kacamata hitam dengan perlindungan UV saat harus keluar di siang hari.
Alat ini bisa melindungi matanya dari kerusakan akibat terpaan sinar matahari.
“Kacamata hitam wajib bagi saya, selain melindungi mata, juga membuat saya lebih nyaman beraktivitas di luar,” tandasnya.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.