Dugaan Pelecehan Seksual
BREAKING NEWS: Seorang Petinggi HMI Cabang Gorontalo Diduga Lecehkan 6 Anggota Kohati
Saat dikonfirmasi, Jumat (04/10/2024), Anisa Inayah, Ketua Kohati Cabang Gorontalo membenarkan laporan terduga korban pelecehan ini.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-10-04_dugaan-pelecehan-seksual-di-organisasi-HMI-Cabang-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Seorang petinggi organisasi mahasiswa, HMI Cabang Gorontalo diduga melakukan tindakan pelecehan terhadap anggota.
Bahkan diduga korbannya tidak hanya satu orang. Menurut pelapor, ada total enam korban yang juga mengakui tindakan pelecehan.
Gara-gara itu, para korban pun memberanikan untuk melapor ke Korps-HMI-Wati (Kohati) Cabang Gorontalo.
Saat dikonfirmasi, Jumat (04/10/2024), Anisa Inayah, Ketua Kohati Cabang Gorontalo membenarkan laporan terduga korban pelecehan ini.
Menurutnya, hingga Jumat ini sudah ada dua orang anggota Kohati Cabang Gorontalo yang melapor dugaan pelecehan seksual tersebut.
Karena itu pihaknya kini melakukan penggalian informasi tambahan dari laporan para terduga korban.
"Kami pun sudah mendengar bahwa ada salah satu senior yang membocorkan ada enam korban pelecehan seksual, dan itu akan coba kami telusuri lebih lanjut lagi," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Jum'at (4/10/2024).
Anisa mengaku jika Kohati tengah mendampingi korban pelecehan ini. Terutama pendampingan terkait penggalian informasi soal tindakan petinggi HMI Cabang Gorontalo tersebut.
"Saat ini yang intens kami dampingi ada satu orang, karena yang bersangkutan sudah memberikan keterangan secara jelas kepada kami," tambahnya
Anisa mengungkapkan, Kohati selama dalam proses pendampingan tetap menggunakan SOP penyelesaian perkara pelecehan seksual.
Dalam SOP itu, pihaknya akan menjaga dan melindungi korban mulai dari privasi, keinginan, dan hak-haknya terpenuhi.
"Saat ini yang bersangkutan belum siap secara mental melaporkan hal yang dialaminya ke ranah hukum, karena mengaku masih belum siap, dan kami menghargai itu," jelasnya.
Setelah viral pemberitaan pelecehan seksual oknum Ketua Cabang, Kohati Gorontalo akan kembali melakukan koordinasi dengan pihak yang bisa membantu menuntaskan persoalan ini seperti KOHATI PB HMI dan PB HMI.
Selain itu Kohati Cabang Gorontalo akan membuat tempat pengaduan dan tim pencari fakta atas dugaan tindakan pelecehan seksual di lingkungan HMI Cabang Gorontalo.
"Dalam waktu dekat ini, Kohati Cabang Gorontalo akan membuat tempat pengaduan dan tim pencari fakta" tukasnya
Kohati saat ini telah mempersiapkan pendampingan hukum kepada korban. (*)