Sains Populer

2 Pertiga Populasi Dunia Kekurangan 4 Vitamin dan Mineral Penting

Temuan ini memberikan peringatan serius tentang dampak buruk pola makan yang tidak seimbang terhadap kesehatan global.

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
freepik
ILUSTRASI -- makanan sehat 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa dua pertiga populasi dunia tidak memenuhi kebutuhan harian mereka untuk empat vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh.

Temuan ini memberikan peringatan serius tentang dampak buruk pola makan yang tidak seimbang terhadap kesehatan global.

Adapun penelitian ini sebelumnya dimuat di sciencealert.com dan dilakukan oleh Harvard TH Chan School of Public Health, University of California, Santa Barbara (UCSB), dan Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN).

Temuannya menunjukkan bahwa banyak orang di seluruh dunia kekurangan asupan yodium, vitamin E, kalsium, dan zat besi.

Penelitian ini menggunakan data dari Global Dietary Database dan model statistik untuk memperkirakan tingkat mikronutrien pada 99,3 persen populasi dunia di 185 negara.

Kekurangan Nutrisi yang Mengkhawatirkan

"Hasil ini sangat mengkhawatirkan. Sebagian besar orang, di berbagai wilayah dan tingkat pendapatan, tidak mengonsumsi cukup mikronutrien esensial," kata Ilmuwan pangan dari GAIN, Ty Beal.

Padahal kata dia, kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan membatasi potensi manusia secara global.

Di urutan pertama, yodium menjadi nutrisi yang paling banyak kurang dikonsumsi, dengan 68 persen populasi dunia kekurangan asupan ini.

Yodium sangat penting untuk produksi hormon tiroksin yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung, berat badan, dan perkembangan otak. Sumber yodium dapat ditemukan dalam makanan laut dan produk susu.

Kekurangan Vitamin E, Kalsium, dan Zat Besi

Vitamin E, yang berperan dalam melindungi tubuh dari infeksi dan membantu komunikasi antar sel, juga kurang dikonsumsi oleh 67 persen populasi.

Vitamin ini bisa didapat dari kacang-kacangan, biji-bijian, dan telur.

Selain itu, 66 persen orang tidak mendapatkan cukup kalsium, yang penting untuk kesehatan tulang dan gigi serta fungsi jantung dan otot.

Sumber kalsium termasuk susu, keju, dan sayuran berdaun hijau.

Terakhir, 65 persen orang kekurangan zat besi, yang penting untuk produksi hemoglobin, yaitu protein yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, dan masalah kesehatan lainnya. Zat besi dapat ditemukan dalam hati, daging merah, dan kacang-kacangan.

Meskipun studi ini tidak memperhitungkan penggunaan suplemen atau makanan yang diperkaya, hasilnya tetap memberikan gambaran yang komprehensif tentang kekurangan nutrisi di seluruh dunia.

Tim peneliti berharap temuan ini mendorong perhatian lebih pada pentingnya pola makan seimbang untuk mengurangi masalah kesehatan akibat kekurangan nutrisi.

"Tantangan kesehatan masyarakat yang kita hadapi sangat besar," kata Christopher Golden, seorang epidemiolog dari Universitas Harvard.

"Namun, praktisi dan pembuat kebijakan memiliki kesempatan untuk menemukan solusi diet yang paling efektif dan menargetkan populasi yang paling membutuhkan."

Kata Kunci SEO: Kekurangan vitamin dan mineral, studi global, yodium, vitamin E, kalsium, zat besi, pola makan seimbang, kesehatan global, Harvard, GAIN.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved