Wisata Gorontalo
Wisata Bukit Proja Gorontalo Ketambahan Fasilitas Kamar Sewaan hingga Kolam Ikan
Objek wisata di Desa Pohe, Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo ini diketahui dibuka sejak 2021.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-wisata-bukit-proja-pada-akhir-pekan-Minggu-2292024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wisata Bukit Proja ketambahan fasilitas bagi pengunjung.
Objek wisata di Desa Pohe, Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo ini diketahui dibuka sejak 2021.
Iskandar Mangopa sang pemilik wisata mengungkapkan fasilitas yang disediakan seperti kolam renang bagi anak-anak dan juga dewasa.
Selain itu pengunjung juga bisa bermain seluncuran dan wahana rumah hantu.
"Kemudian ada permainan-permainan, ada badut dan juga ada rumah hantu," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Minggu (22/9/2024).
Iskandar mengatakan dirinya juga menyewakan aula pertemuan kegiatan.
Saat ini pihaknya tengah menambah 30 kamar sewaan dalam proses pengerjaan.
Ada pula aula pernikahan berkapasitas 2.000 orang dan 750 orang.
Juga penambahan kolam berisi berbagai jenis ikan.
"Kenapa (wisata) ini dikembangkan? Jangan sampai kan uang di kabupaten hanya dihantarkan ke kota atau di luar kabupaten, maka uang ini hanya terputar-putar di sini, di Kabupaten Gorontalo," jelas anggota DPRD Kabupaten Gorontalo tersebut.
Iskandar menegaskan pembangunan wisata Bukit Proja menggunakan dana pribadi.
"Pembangunan wisata ini menggunakan uang pribadi. Dulu pernah ada dari dinas yang menawarkan program perikanan. Tapi saya menolak karena saya anggota DPRD. Saya tidak ingin mencampur program pemda dan dianggap menggunakan APBD," tukasnya.
Iskandar mengaku awalnya tidak berpikir untuk membangun objek wisata.
"Latar belakang ini sebenarnya bukan dari pariwisata. Tidak terpikirkan sama sekali jadi wisata, hanya memang untuk cari sedikit kenyamanan. Karena tinggal di perumahan beda dengan tinggal di pedesaan," ungkapnya.
Namun karena banyaknya pengunjung, ia pun mengubah penginapan menjadi objek wisata.