Nasib 4 Keluarga di Gorontalo Hidup di Tenda, Rumahnya Ambruk Tergerus Arus Sungai Bone

Nasib malang menimpa empat kepala keluarga di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, yang rumahnya telah ambruk karena tergerus arus Su

Editor: Nandaocta
KompasTV
Empat kepala keluarga di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, hidup di tenda pengungsian. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Nasib malang menimpa empat kepala keluarga di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

Sebagaimana mengutip KompasTV, keempat keluarga tersebut kini harus hidup di tenda pengungsian akibat banjir yang melanda pada 13 Agustus 2024 lalu.

Rumah keempat kepala keluarga tersebut telah ambruk karena tergerus arus Sungai Bone.

Baca juga: Kontingen Gorontalo Raih Tiga Medali di PON 2024, Banggakan Daerah Lewat Sepak Takraw dan Taekwondo

 

 

Sudah hampir sebulan lamanya, keempat keluarga ini tinggal di tenda bantuan Badan Penanggulangan Daerah setempat.

Tenda yang awalnya hanya dijadikan tempat penampungan sementara terpaksa dijadikan tempat tinggal mereka hingga saat ini.

Meski tak mudah, keluarga yang terdiri dari lansia serta anak-anak ini hanya bisa pasrah dan terus bertahan hidup di tenda.

Dalam tenda inilah mereka beraktivitas, memasak, dan tidur.

Mereka mengaku kepanasan pada siang hari dan kedinginan saat malam tiba.

Mereka juga mengaku kebingungan ketika hujan deras, lantaran tenda mereka ikut tergenang air.

"Kondisinya di sini tidak terasa nyaman. Kalau hujan tergenang air, kalau panas panas sekali di dalam tenda. (Kalau istirahat siang) pergi di pohon-pohon, bawa alas di bawah pohon," ujar Maryan Alli, satu di antara pengungsi.

Baca juga: Camat Pulubala di Gorontalo Dukung Pendampingan BTPN Syariah untuk Masyarakat Inklusi

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, keempat keluarga ini sangat bergantung dari uluran tangan warga lain yang berkecukupan serta bantuan pemerintah setempat.

Penghasilan kepala keluarga yang bekerja serabutan sebagai buruh bangunan digunakan untuk membiayai sekolah anak sambil memenuhi sedikit kebutuhan membeli air minum dan kebutuhan lain.

Tawaran pemerintah Kota Gorontalo untuk membantu mendirikan rumah dirasa sulit karena terkendala kepemilikan lahan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved