Jumat, 13 Maret 2026

Viral Lokal

Kesal Ibu Kandung Dijambak, Pemuda di Kabupaten Gorontalo Tikam Iparnya 

Pemuda di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo menikam iparnya sendiri. 

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kesal Ibu Kandung Dijambak, Pemuda di Kabupaten Gorontalo Tikam Iparnya 
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
Kakak beradik ditahan polisi setelah menganiaya iparnya 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemuda di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo menikam iparnya sendiri. 

Insiden terjadi Senin (8/9/2024) malam, sekira pukul 22.00 Wita.

Menurut keterangan warga setempat, peristiwa berlangsung di jalan, Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango. 

Satu terduga pelaku berusia 27 tahun, tinggal di Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Ia memiliki satu anak dan sekarang istrinya dalam kondisi mengandung.

Keseharian terduga pelaku bekerja di kebun jagung.

Sementara adiknya berusia 20 tahun tinggal di Dulamayo, Kabupaten Gorontalo

Ia tinggal bersama orang tua dan kakak iparnya. 

Kronologi

Satu terduga pelaku menjelaskan kronologi kejadian.

Saat diwawancarai, terduga pelaku menyebut dirinya tersulut emosi mendengar ibu kandungnya dianiaya kakak ipar.

Tak hanya itu, ibunya juga dilempari ikan.

"Ibu saya ditarik di rambut kemudian dilempari dengan ikan mentah. Kalau cuma orang lain tidak apa, ini ibu saya sendiri," ujarnya kepada wartawan, Selasa (10/9/2024).

Ia mendengar informasi tersebut dari adiknya yang tinggal bersama korban.

Setelahnya, kakak beradik itu menemui korban di Desa Longalo.

Sang kakak pun mengaku sengaja memukul iparnya, disaksikan langsung oleh adiknya.

"Adik saya hanya menjadi saksi mata, ia tidak memukul," katanya.

Perkelahian pun tidak terelakan hingga terjadi penikaman.

"Dia tidak sempat memukul sama saya. Begitu ia lari menuju ke arah saya, saya hanya rencana menangkis dengan mencabut sebilah pisau (parang), karena biasanya dia bawa pisau terus," terangnya.

Saat diserang kakak iparnya, pemuda itu lantas melayangkan pisau ke arah korban.

Seketika korban roboh, ia kembali menusuk korban.

"Penikaman pertama hanya saat saya menangkis akan dipukul, tapi saya sudah tidak tahu kena di mana dan kedua saat dia sudah roboh," ungkapnya.

Sementara penuturan adik terduga pelaku bahwa awalnya mereka berbicara baik-baik.

Namun saat ditanya alasan mengapa ibunya dijambak, sang ipar justru marah-marah.

"Saya tanya akan baik-baik dia malah marah-marah. Sambil tertawa saat saya tanya kenapa ibu saya ditarik di rambut, kemudian saya dia dorong," tuturnya.

Ia mengaku mundur untuk mengambil kendaraan. Kakak kandungnya didorong oleh sang ipar. 

Setelah itu, korban terluka akibat sayatan senjata tajam.

Karena panik didatangi warga, kakak beradik itu melarikan diri ke arah sungai sampai menembus Desa Tuloa.

"Kami lari itu karena takut," jelasnya. 

Baca juga: Wasito Somawiyono Tiba-tiba Interupsi Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo, Pamit Undur Diri

Respons Polisi

Kapolsek Bulango, IPDA Bakri, belum dapat memberikan keterangan soal kejadian ini.

"Mohon maaf saya belum bisa memberikan keterangan, hal itu karena perkara ini baru semalam kejadiannya dan masih proses penyidikan. Silakan kembali lagi 1-2 hari untuk mengonfirmasi," jelas IPDA Bakri saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Selasa (10/9/2024).

Korban diketahui sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila.

Kini ia dalam kondisi sadar dan menjalani operasi akibat luka tusukan dan tulang rahangnya bergeser.

"Ke ruangan operasi kata akan donor dua kantong," jawab petugas tim medis saat dihubungi via pesan WhatsApp.

Adapun kakak beradik terduga pelaku ditahan di sel Polsek Bulango untuk kepentingan penyelidikan.

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved