Viral Lokal
Kesal Ibu Kandung Dijambak, Pemuda di Kabupaten Gorontalo Tikam Iparnya
Pemuda di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo menikam iparnya sendiri.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kakak-beradik-ditahan-polisi-setelah-menganiaya-iparnya.jpg)
Sang kakak pun mengaku sengaja memukul iparnya, disaksikan langsung oleh adiknya.
"Adik saya hanya menjadi saksi mata, ia tidak memukul," katanya.
Perkelahian pun tidak terelakan hingga terjadi penikaman.
"Dia tidak sempat memukul sama saya. Begitu ia lari menuju ke arah saya, saya hanya rencana menangkis dengan mencabut sebilah pisau (parang), karena biasanya dia bawa pisau terus," terangnya.
Saat diserang kakak iparnya, pemuda itu lantas melayangkan pisau ke arah korban.
Seketika korban roboh, ia kembali menusuk korban.
"Penikaman pertama hanya saat saya menangkis akan dipukul, tapi saya sudah tidak tahu kena di mana dan kedua saat dia sudah roboh," ungkapnya.
Sementara penuturan adik terduga pelaku bahwa awalnya mereka berbicara baik-baik.
Namun saat ditanya alasan mengapa ibunya dijambak, sang ipar justru marah-marah.
"Saya tanya akan baik-baik dia malah marah-marah. Sambil tertawa saat saya tanya kenapa ibu saya ditarik di rambut, kemudian saya dia dorong," tuturnya.
Ia mengaku mundur untuk mengambil kendaraan. Kakak kandungnya didorong oleh sang ipar.
Setelah itu, korban terluka akibat sayatan senjata tajam.
Karena panik didatangi warga, kakak beradik itu melarikan diri ke arah sungai sampai menembus Desa Tuloa.
"Kami lari itu karena takut," jelasnya.
Baca juga: Wasito Somawiyono Tiba-tiba Interupsi Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo, Pamit Undur Diri
Respons Polisi