Berita Kabupaten Bone Bolango
Warga Keluhkan Jalan Rusak di Lapangan Ippot Tapa, Terakhir Diperbaiki saat Presiden Jokowi Datang
Jalan berlubang di kawasan lapangan Ippot Tapa, Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango menjadi keluhan warga setempat.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-jalan-berlubang-di-kawasan-lapangan-Ippot-Tapa.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Jalan berlubang di kawasan lapangan Ippot Tapa, Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango menjadi keluhan warga setempat.
Pasalnya jalan itu merupakan akses utama warga dari Bulango Utara, Bulango Ulu, serta Tapa, menuju ke Kota Gorontalo.
Menurut Abdulatif Ibrahim, sering terjadi kelakaan di area tersebut.
"Bentor saya sering kandas di situ, karena memang lubangnya cukup dalam," ujarnya kepada TribunGorontalo.com pada Kamis (5/9/2024).
Jalan berlubang berkedalaman 10 sentimeter ini berdekatan dengan tikungan. Sehingga pengendara sering kelabakan.
"Banyak yang sering kecelakaan di sini, apalagi pengendara motor, ini kan habis tikungan langsung jalan berlubang, jadi banyak yang kaget akhirnya rem mendadak," ungkap Abdulatif.
Kondisi jalan yang berlubang ini, kata Abdul, semakin parah saat musim hujan.
Air hujan mengisi lubang jalan sehingga banyak pengendara terperosok.
"Apalagi musim hujan, lubang itu tertutup dengan air, jadi kita tidak bisa melihat. Syukur-syukur yang sudah hapal medan. Tapi kadang biar kami hapal medan sering lupa kalau di situ ada lubang," ucapnya.
Mat Mahmud, pengendara sepeda motor mengeluhkan hal serupa.
"Pada malam hari meski sudah ada merkuri tetap jalan ini susah kelihatan, jadi sangat berbahaya bagi pengendara yang tidak terbiasa dengan jalan di sini," tutur Mat menambahkan.
Kepadatan aktivitas lalu lintas disinyalir sebagai faktor pendorong kecelakaan.
"Jalan ini merupakan jalur utama bagi banyak pengendara yang melintasi Kecamatan Tapa sehingga lubang di jalan ini sering kali tidak dapat dihindari,"ucapnya.
Sementara itu, Jefri Kanusi pedagang pentol di sekitar lapangan, mengatakan saat jalan terakhir kali diperbaiki saat kedatangan Presiden Joko Widodo. Namun kini jalan yang sama sudah rusak kembali.
"Jalan ini pernah ditambal pemerintah tapi tidak lama rusak lagi," katanya.