Kesehatan
Faktor Penyebab Bau Badan, Jangan Anggap Sepele! Bisa Jadi Diabetes
Secara sederhana, bau badan terjadi saat keringat ketemu dengan bakteri pada lipatan kulit. Walaupun berkeringat pada dasarnya pertanda tubuh sehat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/bau-mulut.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Secara sederhana, bau badan terjadi saat keringat ketemu dengan bakteri pada lipatan kulit.
Walaupun berkeringat pada dasarnya pertanda tubuh sehat, namun berkeringat dapat menyebabkan bau yang tak sedap.
Keringat dapat membantu menjaga suhu tubuh anda. Lalu, jumlah keringat yang keringat yang dikeluarkan tidak sama dengan bau badan anda.
Bau badan dapat berubah dengan hormon, makanan yang dikonsumsi, obat-obatan, infeksi bahkan diabetes, tergantung pada kondisi tubuh.
Jumlah keringat yang keluar juga dapat mempengaruhi bau badan yang dapat berbau manis, asin, tajam atau seperti bawang tergantung kondisi tubuh masing-masing.
Ada pula seseorang yang berkeringat namun tidak berbau. Hal ini disebabkan oleh pertemuan antara bakteri dan keringat. Bukan hanya keringat itu sendiri.
Baca juga: Cara Atasi Diabetes dengan Kumis Kucing dan Daun Sirih Merah
Apa Penyebab Bau Badan?
Berdasarkan jurnal di Cleveland Clinic, bau badan terjadi ketika bakteri pada kulit bersentuhan dengan keringat. Kulit kita secara alami tertutup oleh bakteri. Ketika kita berkeringat, air, garam, dan lemak bercampur dengan bakteri ini dan dapat menyebabkan bau.
Bau badan bisa jadi tidak sedap, harum, atau tidak berbau sama sekali. Faktor-faktor seperti makanan yang Anda makan, hormon, atau obat-obatan dapat memengaruhi bau badan. Kondisi yang disebut hiperhidrosis membuat seseorang berkeringat berlebihan.
Orang dengan kondisi ini mungkin lebih rentan terhadap bau badan karena mereka berkeringat sangat banyak, tetapi sering kali kelenjar keringat ekrin yang menyebabkan ketidaknyamanan terbesar dengan telapak tangan dan kaki yang berkeringat.
Setiap kali berkeringat, ada kemungkinan Anda akan mengeluarkan bau badan yang tidak sedap. Sebagian orang lebih rentan terhadap bau badan yang tidak sedap dibandingkan orang lain.
Faktor lain yang dapat mempengaruhi bau badan adalah:
- Latihan.
- Stres atau kecemasan.
- Cuaca panas.
- Memiliki kelebihan berat badan/obesitas.
- Genetika.
Mengapa Keringat Berbau Tidak Sedap?
Ada beberapa alasan mengapa keringat Anda berbau tidak sedap. Misalnya, obat-obatan, suplemen, atau makanan tertentu dapat membuat keringat Anda berbau tidak sedap.
Ingat, keringat itu sendiri bukanlah yang berbau; melainkan bakteri pada kulit Anda yang bercampur dengan keringat.
Beberapa kondisi medis dan penyakit dikaitkan dengan perubahan aroma tubuh seseorang:
- Penyakit diabetes
- Asam urat
- Mati haid
- Tiroid yang terlalu aktif
- Penyakit hati
- Penyakit ginjal
- Penyakit menular
Jika Anda menderita diabetes, perubahan bau badan bisa jadi merupakan tanda ketoasidosis terkait diabetes . Kadar keton yang tinggi menyebabkan darah menjadi asam dan bau badan menjadi seperti buah.
Dalam kasus penyakit hati atau ginjal, bau badan Anda mungkin mengeluarkan bau seperti pemutih karena penumpukan racun dalam tubuh.
Pepatah, "Anda adalah apa yang Anda makan," mungkin berlaku untuk bau badan. Jika Anda makan makanan yang kaya sulfur, Anda mungkin akan mengalami bau badan.
Sulfur berbau seperti telur busuk. Ketika tubuh Anda mengeluarkannya melalui keringat, ia dapat mengeluarkan bau yang tidak sedap. Contoh makanan yang kaya sulfur adalah:
- Bawang
- Bawang putih
- Kubis
- Brokoli
- Kembang kol
- Daging merah
Baca juga: 8 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh Manusia, Bantu Kelola Diabetes hingga Cegah Kanker
Makanan tertentu dapat membuat Anda lebih banyak berkeringat. Keringat berlebih ini dapat membuat Anda lebih bau badan. Makanan tersebut tidak secara langsung memicu bau badan, tetapi dapat menjadi faktor yang memengaruhi bau badan Anda karena memengaruhi seberapa banyak Anda berkeringat.
Makanan tersebut meliputi:
- Monosodium glutamat (MSG)
- Kafein
- Rempah-rempah seperti bubuk kari atau jinten
- Saus pedas atau makanan pedas lainnya
- Alkohol
Menghilangkan atau mengurangi pemicu ini dapat membantu memperbaiki bau badan Anda.
Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Jangan Anggap Sepele, Deretan Faktor Penyebab Bau Ketiak dan Badan, Salah Satunya Diabetes
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.