Gorontalo Terkini
Rusunawa Universitas Negeri Gorontalo, Dulu Penuh, Kini Sunyi
Asrama empat lantai ini, dengan 96 kamar, pernah menjadi rumah bagi mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi, yang kini dikenal sebagai Kartu Indonesia P
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dulu, Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) Berprestasi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) adalah tempat yang penuh dengan semangat dan aktivitas.
Asrama empat lantai ini, dengan 96 kamar, pernah menjadi rumah bagi mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi, yang kini dikenal sebagai Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Setiap mahasiswa bidikmisi diwajibkan tinggal di asrama ini selama satu bulan, mengikuti serangkaian kegiatan yang dirancang untuk membentuk karakter dan prestasi mereka.
Namun, kini asrama tersebut telah beralih fungsi, tidak lagi dihuni oleh para mahasiswa seperti sebelumnya.
Pantauan TribunGorontalo.com Jumat (23/8/2024) menunjukkan bahwa asrama tersebut masih berdiri kokoh.
Baca juga: Cerita Deni Abdul Wasatpel Pelabuhan Gorontalo, Ternyata Dulunya Lolos Polisi Tapi Mundur
Namun, jejak waktu terlihat jelas di dinding-dinding yang catnya mulai pudar dan terkelupas.
Beberapa kaca jendela pecah, akibat lama tak terpakai, dan sebagian jendela terlihat dibiarkan terbuka begitu saja.
Sejak tahun 2009, asrama ini dikelola oleh UNG, namun mulai ditinggalkan sejak pandemi COVID-19 melanda Gorontalo pada tahun 2020.
Sudah empat tahun asrama tersebut tak lagi dipenuhi oleh mahasiswa, seiring dengan berakhirnya kewajiban bagi penerima beasiswa KIP-K untuk tinggal di sana.
Taufiq Ismail Yusuf, pengelola beasiswa KIP-K UNG, mengungkapkan bahwa sejak pandemi, kegiatan asrama dihentikan dan mahasiswa tak lagi diwajibkan tinggal di sana.
"Dana operasional dari Presiden Jokowi sudah diberhentikan, jadi kita juga mau tidak mau memberhentikan kewajiban mahasiswa menginap di asrama itu," jelas Taufiq.
Baca juga: Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Setujui Petisi Mahasiswa, Mengaku Patuh Putusan MK
Meski demikian, asrama ini tidak sepenuhnya kosong. Beberapa pegawai UNG masih tinggal di sana, dan rencana untuk mengubah asrama ini menjadi indekos bagi mahasiswa sedang dipertimbangkan.
"Itu nanti akan menjadi layaknya kos-kosan, daripada mahasiswa jauh-jauh buat cari kos, di dalam UNG sudah ada," tambah Taufiq. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rumah-susun-mahasiswa-Rusunawa-Universitas-Negeri-Gorontalo-UNG.jpg)