Human Interest Story
Cerita Samir Jadi Tukang Sol Sepatu di Gorontalo Sejak 32 Tahun Lalu
Cerita Samir (63), seorang tukang sol sepatu keliling di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Samir-63-tukang-sol-sepatu-keliling-8888.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Cerita Samir (63), seorang tukang sol sepatu keliling di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo
Samir merupakan warga asli Jawa Timur, Kota Ngawi. Dia pindah ke daerah Sulawesi sejak berusia remaja.
"Dari remaja saya sudah tinggalkan rumah," ujarnya kepada TribunGorontalo.com. Selasa (6/8/2024).
Sebelum menjadi tukang sol sepatu keliling, Samir pernah menjadi karyawan di salah satu pabrik minyak goreng di Kotamobagu, Sulawesi Utara.
Dirinya menjadi karyawan di pabrik tersebut selama enam tahun sebelum dirinya memutuskan untuk keluar.
"Enam tahun saya di sana," lanjutnya.
Kata Samir, dirinya terpaksa keluar dari pekerjaannya sebagai buruh di pabrik tersebut dikarenakan adanya pengurangan karyawan.
Pabrik tersebut kata Samir harus mengurangi jumlah karyawannya sebab sudah tidak bisa beroperasi lagi.
"Kata kasarnya saya di PHK, pas-pasan juga itu tempat juga sudah mau bangkrut," jelasnya.
Namun, kata Samir selama dirinya menjadi buruh di pabrik tersebut, setiap dirinya mendapatkan jatah libur selalu dipergunakan untuk menemani seorang kakek yang buka usaha jahit sepatu.
Kata Samir, setiap hari minggu dirinya selalu menemani kakek tersebut
"Kasihan, dia cuma sendiri jadi saya menawarkan diri setiap kali saya libur saya bakal temenin dia," lanjutnya.
Dua tahun Samir menemani serta belajar cara menjahit sepatu dari kakek tersebut hingga Samir lancar menjahit sepatu milik pelanggan saat itu.
Ketika dia di keluarkan dari pabrik tempatnya bekerja, Samir langsung ke Gorontalo dan segera membuka usaha sol sepatu keliling miliknya.
Semua alat dan bahan yang digunakan oleh Samir di beli pakai uang tabungannya selama bekerja di pabrik.
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Annisa Tungkagi, Eks Nakes Gorontalo Rintis Kedai Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Ibrahim Pakaya, Kakek 71 Tahun Penjual Gulali di Taman Kalimadu Gorontalo |
|
|---|
| Sosok Abdul Gias Tomayahu, Penulis Muda Asal Leboto Gorontalo Peraih 4 Medali Emas Nasional 2025 |
|
|---|
| Cerita 2 Pemudi Jualan Takjil Ramadan di Kota Gorontalo |
|
|---|