Gorontalo Terkini

Tak Ada Asuransi Sapi Resmi dari Pemerintah Gorontalo di Tahun 2024, Alasannya Terungkap

Hal ini disampaikan oleh Astuti Manopo, Ketua Seksi Fasilitas Pembiayaan dan Investasi Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, pada Senin (5/8/2024).

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
Sapi Gorontalo di Pasar Hewan, Limboto, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Program subsidi asuransi ternak sapi dan kerbau belum tersedia di Provinsi Gorontalo tahun 2024. 

Hal ini disampaikan oleh Astuti Manopo, Ketua Seksi Fasilitas Pembiayaan dan Investasi Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, pada Senin (5/8/2024).

Menurut Astuti, informasi ini berasal langsung dari Kementerian Pertanian melalui Direktur Pembiayaan.

Baca juga: Resta Dayani Dakhi jadi Wisudawan Terjauh di Universitas Negeri Gorontalo, Perjalanan Dua Hari

“Saat ini, asuransi untuk usaha ternak sapi dan kerbau belum ada. Banyak peternak yang telah menunjukkan minat, namun program subsidi untuk tahun ini belum tersedia. Kami harap program ini bisa hadir di tahun 2025,” ungkapnya.

Sementara itu, Averus, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, menjelaskan bahwa program subsidi asuransi ternak telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

Program ini dirancang untuk melindungi peternak dari risiko kematian mendadak pada ternak, khususnya sapi peliharaan.

“Di tahun-tahun sebelumnya, pemilik ternak hanya perlu membayar premi sebesar Rp 200 ribu per tahun, dengan subsidi sebesar Rp 160 ribu. Program ini terutama menyasar sapi betina karena perannya yang vital dalam reproduksi ternak,” jelas Averus.

Menurut Averus, meskipun program ini sudah dikenal masyarakat, minat peternak untuk mengikuti asuransi ternak masih tergolong rendah.

“Kami sering kali mengalami kehabisan kuota, meskipun telah banyak melakukan sosialisasi,” katanya.

Saat ini, kuota asuransi ternak yang tersisa sebanyak 165 ekor, sudah habis.

Averus menambahkan bahwa sebelumnya kuota tahunan mencapai 5.000 ekor, meskipun informasi pastinya belum tersedia.

Program asuransi ternak ini diharapkan dapat membantu peternak menghadapi risiko dan menjaga keberlanjutan usaha mereka.

Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Dinas Pertanian terus berupaya untuk mengatasi kendala dan mempersiapkan program subsidi di masa mendatang. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved