Wisata Gorontalo
Mengenal Lumbung Uti Asmoro, Destinasi Wisata Baru di Kabupaten Gorontalo
LU'AS berada di Jalan KH. Notu Badu, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-kolam-renang-di-Lumbung-Uti-Asmoro.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Lumbung Uti Asmoro (LU'AS) adalah spot wisata baru di Kabupaten Gorontalo.
LU'AS berada di Jalan KH. Notu Badu, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Kawasannya sangat strategis, jauh dari hiruk pikuk keramaian.
Lumbung Uti Asmoro hanya berjarak dua kilometer dari Menara Keagungan Limboto.
Wisata ini ternyata baru diresmikan pada 28 Juni 2024.
Sang pemilik bernama Dadang Wijaya, menjelaskan nama LU'AS merupakan akronim dari Lumbung Uti Asmoro.
"Lumbung yang berarti tempat. Uti dalam bahasa Jawa berarti Eyang Putri dan Asmoro adalah nama ibu saya," ungkap Dadang saat ditemui TribunGorontalo.com, Minggu (4/8/2024).
Dadang menuturkan, pembangunan wisata berawal dari keinginannya membangun tempat rekreasi.
LU'AS menawarkan pemandangan alam.
Berjejer sejumlah glamping menghadap langsung ke Sungai Bulota.
"Kita berhadap kawasan ini bisa dinikmati oleh seluruh kalangan. Sehingga untuk tarif masuk itu kita gratis," tandasnya.
Hamzah Ismail, manajer pengelola, merincikan sejumlah fasilitas di Lumbung Uti Asmoro.
Terdapat tujuh cottage buka setiap hari. Harganya"
- Premium: Rp 880 ribu
- VIP: Rp1, 2 juta.
"Kalau weekend, tarifnya naik masing-masing Rp 100 ribu," jelas Hamzah.
Ada pula delapan glamping (tempat tidur berbentuk kemah) disewakan sebesar Rp320 ribu. Tarif bertambah Rp100 ribu saat akhir pekan.