Berita Pohuwato
Harga Ikan di Pasar Tradisional Marisa Gorontalo Melonjak Tajam, Konsumen Terbebani
Kenaikan harga ini dirasakan secara langsung oleh konsumen yang harus menghadapi beban tambahan akibat harga yang terus meroket.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Harga ikan di pasar tradisional Marisa, Kabupaten Pohuwato, mengalami lonjakan signifikan, menurut laporan Siti Masitah Neu (34) kepada Tribungorontalo.com pada Kamis (01/08/2024).
Kenaikan harga ini dirasakan secara langsung oleh konsumen yang harus menghadapi beban tambahan akibat harga yang terus meroket.
Ikan kerapu merah, yang sebelumnya dijual dengan harga Rp35 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp40 ribu per kilogram.
Harga ikan tuna juga mengalami kenaikan dari Rp65 ribu per kilogram menjadi Rp70 ribu per kilogram.
Baca juga: 10 Wanita Diangkut Satpol PP dari Tempat Hiburan Malam Pohuwato Gorontalo, Rata-rata tak Ber-KTP
Begitu pula dengan ikan tongkol, yang naik dari Rp30 ribu per kilogram menjadi Rp35 ribu per kilogram.
Tak hanya itu, harga ikan cakalang yang awalnya Rp20 ribu per kilogram kini mencapai Rp30 ribu per kilogram, sementara ikan teri melonjak dari Rp15 ribu per kilogram menjadi Rp25 ribu per kilogram.
Kenaikan harga yang paling mencolok terjadi pada udang, yang kini dibanderol Rp80 ribu per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp55 ribu per kilogram.
Siti Masitah menjelaskan bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh penurunan hasil tangkapan nelayan.
“Nelayan belum mendapatkan hasil tangkapan yang banyak, sehingga stok ikan menipis. Selain itu, cuaca buruk dan seringnya hujan membuat banyak nelayan enggan melaut,” jelasnya.
Baca juga: Diprotes Kadis Pertanian, Pemprov Sulteng Tarik SE Soal Antraks di Gorontalo
Kenaikan harga ikan ini menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat, termasuk Daud Amran (46), seorang pembeli di pasar tradisional Marisa.
Daud mengungkapkan rasa terbebani akibat lonjakan harga tersebut. “Kenaikan harga ikan ini jelas memberatkan kami sebagai konsumen. Biasanya, saya bisa membeli ikan dalam jumlah banyak untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi dengan harga yang naik seperti ini, kami harus mengurangi pembelian,” ujarnya.
Daud berharap agar pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga ikan di pasar tradisional. “Kami berharap ada upaya dari pemerintah untuk membantu nelayan agar bisa mendapatkan tangkapan yang lebih baik. Selain itu, dukungan untuk mengatasi masalah cuaca yang sering menjadi kendala juga sangat diharapkan, agar harga ikan bisa kembali stabil,” tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penjual-ikan-di-Pasar-Tradisional-Marisa-Pohuwato-Gorontalo.jpg)