Human Interest Story
Cerita Fahmi Talise, Penjual Milu Bakar Bermimpi Anaknya Kuliah di Kampus Terbaik Gorontalo
Fahmi Talise (34) merupakan pedagang milu bakar di Wisata Pantai Pohon Cinta. Fahmi bercerita awal mula merintis usahanya pada 2023.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fahmi-Talise.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Fahmi Talise (34) merupakan pedagang milu bakar di Wisata Pantai Pohon Cinta.
Fahmi bercerita awal mula merintis usahanya pada 2023.
Tabungan dari celengan pribadinya sebesar Rp2 juta dijadikan modal awal.
Setiap malam, Fahmi memulai berjualan mulai pukul 19:00 Wita.
Ia menutup lapak sekira pukul 23:00 Wita.
Penghasilannya per malam biasanya Rp100 ribu rupiah
Sebagian besar keuntungan ditabung Fahmi untuk masa depan anak-anaknya.
"Saya ingin anak-anak saya bisa kuliah di universitas terbaik di Gorontalo," ujar Fahmi kepada TribunGorontalo.com, Selasa (30/7/2024) malam.
Kendatipun penghasilannya tidak besar, ia tetap optimis anak-anaknya bisa meraih cita-cita.
Wisata Pantai Pohon Cinta dipilih Fahmi karena ramai dikunjungi wisatawan.
Pengunjung mencari makanan ringan sembari menikmati suasana pantai di malam hari.
Baca juga: Cerita Komunitas Stand Up Indo Gorontalo, Berawal dari Inisiatif Pemuda di Indekos
Milu bakar kerap jadi pilihan favorit para pengunjung.
"Awalnya saya ragu tetapi saya berpikir bahwa ini adalah langkah yang baik untuk memulai usaha," kata Fahmi.
Fahmi pun berharap bisa memberikan kehidupan lebih baik bagi keluarganya. [*]