Viral Nasional
Pemuda Ini Ditampar Ayahnya Usai Lolos Taruna Akademi Kepolisian 2024, Ternyata Gara-gara Ini
Momen haru tersebut diabadikan dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @mabespolrinews pada Senin (29/7/2024).
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Ragil, seorang pemuda asal Jawa Timur, tak mampu menahan tangis bahagia setelah berhasil lolos seleksi menjadi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) 2024.
Perjuangan panjang selama dua tahun akhirnya membuahkan hasil.
Momen haru tersebut diabadikan dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @mabespolrinews pada Senin (29/7/2024).
Baca juga: Identitas Pelaku Pencabulan Anak Pengungsi Banjir di Tilango Gorontalo, Modus Pura-pura Tidur
Video itu menunjukkan Ragil yang menangis haru setelah namanya diumumkan sebagai salah satu dari 490 peserta yang berhasil lolos seleksi.
Rasa bangga tak hanya dirasakan oleh Ragil, tetapi juga oleh keluarganya, terutama sang ayah, Aryanto Waluyo.
Dalam video tersebut, Aryanto terlihat menampar kedua pipi Ragil.
Baca juga: AC Milan Aktif di Bursa Transfer Musim Panas, Waspadai Regulasi Pemain
Tamparan itu bukanlah ungkapan kemarahan, melainkan cara Aryanto menunjukkan rasa bangganya terhadap prestasi putranya.
Setelah ditampar, Ragil langsung memeluk sang ayah sambil menangis. Aryanto, dengan suara yang bergetar, menasehati putranya untuk tetap tegar dan tidak mudah menangis.
"Jangan cengeng, ngerti nggak? Calon pimpinan, ngerti nggak? Awas ya pelanggaran," ujar Aryanto sambil memeluk erat Ragil.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kakek Penjual Layangan di Kecamatan Tapa Gorontalo Cabuli Anak di Bawah Umur
Keberhasilan Ragil menjadi Taruna Akpol 2024 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarganya, tetapi juga inspirasi bagi banyak pemuda lainnya yang sedang berjuang meraih impian mereka.
"Siap, siap," sahut Ragil.
Dalam kesempatan itu juga, Aryanto mengungkapkan rasa bangganya terhadap sang ayah yang lolos Akpol.
Ia pun menceritakan perjuangan anak yang mendaftar Akpol sejak 2022.
"Saya sebagai orangtua dan anak tidak putus asa. Karena anak saya mulai mendaftar itu tahun 2022,” kata Aryanto.
"Saya sebagai orangtua di desa asli kecamatan, bangga anak saya bisa lolos Taruna Akpol 2024. Secara logika, memang tidak masuk akal. Tapi Allah yang menentukan," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-pemuda-menangis-di-pelukan-ayahnya-karena-lolos-polisi.jpg)