Pencuri Knalpot Ditangkap
Komplotan Pencuri Knalpot Viral Akhirnya Dibekuk Polisi Gorontalo, Beraksi di 20 Lokasi Berbeda
Polresta Gorontalo Kota bekerja sama dengan Polsek Kota Utara mengungkap komplotan tersebut.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pencuri-knalpot-ditangkap.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Para pencuri knalpot viral di media sosial akhirnya dibekuk polisi.
Polresta Gorontalo Kota bekerja sama dengan Polsek Kota Utara mengungkap komplotan tersebut.
Para pelaku semuanya berasal dari Kabupaten Bone Bolango itu adalah MTIM (22), RAN (19), RKH (19), ABST (17), NKL (17), dan termuda ARH (16).
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim), Kompol Leonardo Widharta, mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan Polsek Kota Utara untuk menyelidiki para pelaku.
Leo mengungkapkan para pelaku sudah berkali-kali melancarkan aksinya di berbagai wilayah.
Rupanya sejumlah korban ke kepolisian. Aduan paling banyak di Polsek Kota Utara.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Sat Reskrim, para remaja ini mengaku telah mencuri knalpot di 20 lokasi berbeda.
Sementara itu terdapat satu lokasi pencurian velg sepeda motor.
"Dari interograsi bahwa ada dua puluh TKP (tempat kejadian perkara) pencurian knalpot dan satu TKP pencurian velg," jelas Leo saat konferensi pers di Mapolresta Gorontalo Kota, Senin (29/7/2024).
Barang bukti berhasil diamankan dari tangan pelaku berupa dua knalpot dan kunci T. Ada pula 3 unit sepeda motor yang digunakan saat menjalankan aksi.
Saat ini belum terungkap motif para pelaku sehingga nekat mencuri perangkat sepeda motor.
Leo menjelaskan, pihaknya masih terus mendalami kasus ini.
Menurutnya, pelaku kemungkinan masih bertambah.
"Kami masih dalami motif mereka melakukan pencurian knalpot, dan tidak menutup kemungkinan masih ada TKP lainnya," tandas Leo.
Baca juga: BREAKING NEWS: 6 Remaja Bone Bolango Pencuri Knalpot Diringkus Polisi Gorontalo usai Viral di Medsos
Kronologi
Pengejaran pelaku berawal dari laporan warga Kota Gorontalo, Suci Gobel.
Suci melapor ke Polse Kota Tengah setelah ia memergoki dua remaja tengah membuka baut knalpot sepeda motor miliknya.
Namun aksi dua pelaku itu ketahuan oleh warga bernama Alung.
Suci mengatakan, insiden terjadi sekira pukul 18.30 Wita pada Sabtu (27/7/2024).
Saat itu, Suci tengah bekerja, sedangkan sepeda motornya diparkir tak jauh dari tempat kerjanya.
Ia mengaku baru mengetahui percobaan pencurian setelah saksi bernama Alung memberi tahu kepadanya.
"Alung ini ada dapat lihat langsung ini pelaku baru bangkit dari dekat motor saya dengan posisi knalpot sudah hampir terlepas," ungkapnya.
Saat ketahuan mau mencuri knalpot, TM dan rekannya berusaha untuk kabur.
Namun berhasil digagalkan oleh Alung yang langsung merebut kunci sepeda motor pelaku.
"Padahal awalnya motor saya di dekat lampu tapi sudah pindah ke sudut pagar yang gelap. Di situlah dia ada berusaha untuk ambil knalpot saya. Sisa satu baut lagi baru bisa dicabut itu knalpot," tuturnya.
Lebih lanjut, Suci mengatakan saat mengetahui knalpot miliknya ingin dicuri orang lain.
Ia langsung menyalakan kamera dan merekam kedua terduga pemuda itu.
Suci meluapkan amarahnya saat itu juga. Pasalnya, ia sudah pernah sekali kehilangan knalpot di Kota Gorontalo.
Rekaman video itu lantas diunggah Suci ke media sosial Tiktok @lebogihcus.
Pantauan TribunGorontalo.com pada pukul 21.06 Wita, tiga video itu sudah menembus 637,7 ribu penonton dengan 1,630 komentar pada Minggu (28/7/2024).
Namun dua pelaku dibiarkan kabur karena dirinya sempat merasa iba.
"Malam itu pelaku ini sudah dibiarkan kabur. Padahal saya ingin mereka dibawa ke Polsek dan dilaporkan," ujarnya.
Suci melaporkan kedua terduga pelaku ke Polsek Kota Tengah pada pukul 17.50 Wita, Minggu (28/7/2024).
Suci kemudian dicecar berbagai pertanyaan oleh anggota Polsek Kota Tengah.
Bahkan Suci rela motornya ditahan sementara untuk keperluan barang bukti.
Hingga pukul 18.20 Wita, aduan Suci diterima oleh Polsek Kota Tengah.
"Semoga kasus ini segera ditindaklanjuti oleh pihak Polsek dan pelaku segera ditemukan dan ditahan," tandasnya.
(TribunGorontalo.com/Fernandes dan Arianto)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.