Human Interest Story
Cerita Jaka Nugraha, Merantau dari Bandung ke Gorontalo Jualan Bendera demi Istri dan Anak
Jaka Nugraha (28) berasal dari Bandung Jawa Barat. Jaka nekat merantau ke Gorontalo untuk menjual bendera merah putih.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jaka-Nugraha.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Jaka Nugraha (28) berasal dari Bandung Jawa Barat.
Jaka nekat merantau ke Gorontalo untuk menjual bendera merah putih.
"Tidak apa, begitulah hidup," ujarnya kepada TribunGorontalo.com. Kamis (25/7/2024).
Ia menjual bendera merah putih di Jalan HB Jassin, Kelurahan Limba U2, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Ia membuka dagangannya tepat di samping toko butik.
"Tidak apa yang jelas gampang dilihat orang," lanjutnya.
Bendera dijual bukanlah miliknya. Namun pemilik bendera tersebut yang dipanggil "bos" oleh Jaka sama-sama warga asli Bandung.
Bendera merah putih itu dijual bervariasi harganya, tergantung ukuran dan motif.
Rentang harga bendera dijual oleh Jaka antara Rp 10 ribu - Rp 350 ribu.
Ia mengharapkan keuntungan dari harga yang dipatok bosnya.
"Kalau Rp 10 ribu mau di tawar Rp 7 ribu masih bisa asalkan masih ada keuntungannya buat saya," jelas dia.
Jaka berjualan bendera di Gorontalo hanya dalam waktu sebulan saja.
Kata Jaka, dirinya tiba di Gorontalo pada Kamis, (18/7/2024) dan akan kembali pada Jumat, (16/7/2024).
Selama sebulan, dirinya rajin menjual bendera. Semua itu demi ongkos pulang kampung.
"Kalau tiket pesawat ditanggung sendiri, kalau perjalanan dari bandara ke rumah itu dari bos," lanjutnya.
Jaka pun sebelum menjual bendera ini, ia sering bekerja sebagai serabutan di daerah Bandung.
Anak Jaka saat ini duduk di bangku sekolah dasar. Istrinya tengah hamil anak kedua mereka.
Hal inilah memacu semangat Jaka untuk bekerja keras.
"Istri saya tidak perkenankan buat bekerja, biar nanti saya saja yang kerja yang merasa capek, istri jangan," jelasnya.
Selama di Gorontalo, Jaka tinggal di sebuah rumah kontrakan di Jalan Madura, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.
Ia tinggal bersama enam rekan penjual bendera.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.