Harga Pangan Gorontalo
Update Harga Cabai dan Bawang Merah di Pasar Rabu Kelurahan Tapa Kota Gorontalo
Berdasarkan pantauan TribunGorontalo.com, di Pasar Rabu yang terletak di Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-penjual-cabai.jpg)
Pendapat serupa dilontarkan Supardi Yunus.
Ia merupakan penjual bawang merah mematok harga bawang merah dilapaknya seharga Rp 18 ribu per kg.
Hal itu diakibatkan oleh Supardi bukanlah produsen bawang merah.
Dia hanya membeli dari produsen seharga Rp13 ribu per kg, dan dijual seharga Rp 18 ribu per kg.
"Untungnya itu saya pakai buat uang transport," terang Dandi.
Namun, ia sering melebihkan bawang merah kepada pembeli.
"Dilebihkan sedikit, tidak banyak-banyak," lanjutnya.
Turunnya harga bawang merah ini membuat masyarakat Kota Gorontalo sumringah dengan harga bawang merah yang turun drastis ini.
"Biasanya ini bawang Rp 40 ribu per kg. Sekarang tinggal Rp 15 ribu, murah sekali," ujar Nina Yantu, pembeli di Pasar Rabu Kota Gorontalo.
Kata Nina, selama ini dirinya hanya bisa membeli bawang merah seharga Rp10 ribu dan Rp15 ribu.
"Kalau sudah Rp 15 ribu begini, saya mau beli satu kg," imbuhnya.
Selain itu, Rita Pratiwi, pembeli di Pasar Rabu Kota Gorontalo justru kaget harga bawang merah.
"Baru masuk di pintu masuk pasar, ini para penjual sudah teriak-teriak harga bawang merah hanya Rp15 ribu per kg, ya kaget dong," bebernya.
Kata Rita, selama dirinya berbelanja di pasar Gorontalo, tidak pernah ada penjual yang berani memberikan harga semurah itu kepada pembeli.
"Nanti di sini ini Rp 15 ribu satu kg, di Pasar lain itu paling Rp 30-35 ribu per kg," lanjutnya.
Rita pun berharap penjual tetap bisa memberikan harga terbaik kepada pembelinya.
"Semoga kualitas bawang merah yang dijual juga bagus," tandasnya.
(TribunGorontalo.com/Prailla)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya