Harga Pangan Gorontalo

Update Harga Cabai dan Bawang Merah di Pasar Rabu Kelurahan Tapa Kota Gorontalo

Berdasarkan pantauan TribunGorontalo.com, di Pasar Rabu yang terletak di Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Prailla
Potret penjual cabai di Pasar Rabu Kelurahan Tapa Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo 

Di sisi lain, Iin Wolku, penjual cabai di Gorontalo, mengatakan harga cabai sering mengalami perubahan harga diakibatkan cuaca di Gorontalo.

"Itu dua buat cabai susah berkembang, berkembangnya sih ada tapi tidak maksimal," ungkapnya.

Cabai yang berkembang tidak maksimal inilah dijual kembali atau menjadi limbah.

"Jadi itu alasan kenapa harga rica selalu naik turun, karena cuaca di Gorontalo ini juga yang selalu berubah," jelasnya.

Harga Bawang Merah

Harga bawang merah di Gorontalo turun Rp 15 ribu per kilogram di Pasar Rabu ini.

Harga bawang merah diketahi sebelumnya seharga Rp 45 ribu per kg.

Sekarang turun drastis menjadi Rp 15 ribu per kg.

Artinya, ada selisih sekira Rp 30 ribu per kg untuk harga bawang merah.

Dandi Mantau, penjual bawang merah di Pasar Rabu, menyebut harga bawang merah diakibatkan hasil produksi berlebihan.

"Stok bawang merah di Gorontalo ini sudah lebih dari cukup, makanya kita turunkan harganya," tuturnya.

Di lapak milik Dandi, ia bahkan melebihkan bawang merah kepada si pembeli.

"Memang satu kg sama saya Rp 15 ribu, tapi adakalanya saya lebihkan sedikit ukurannya,"

Kata Dandi, hal ini dikarenakan bawang merah milik ayahnya sangat berlimpah.

Dandi pun berani menurunkan harga bawang merah kepada pembeli.

Baca juga: Sosok Sersan Ishak Nur, Babinsa Gorontalo Inisiasi Masyarakat Bangun Masjid dari Jualan Hasil Kebun

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved