Banjir di Gorontalo
Pasca Viral Bersihkan Rumah Sendirian, Lansia Korban Banjir Gorontalo Ini Terharu Dibantu TNI Polri
Hajira, seorang lansia yang tinggal sebatang kara, merupakan salah satu dari banyak warga Desa Dungaliyo yang rumahnya terkena dampak banjir.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Babinsa-Dungaliyo-dan-Kanit-Sapu-Jagat-Gegana-Brimob-Polda-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Wajah penuh syukur terpancar dari Hajira Ahaya (70) setelah rumahnya dibersihkan oleh TNI, Polri, dan relawan.
Hajira, seorang lansia yang tinggal sebatang kara, merupakan salah satu dari banyak warga Desa Dungaliyo yang rumahnya terkena dampak banjir.
Sebelumnya, Hajira sempat menangis karena tidak ada seorang pun yang berniat membantunya.
Namun, berkat bantuan yang datang, kondisi rumahnya kini sudah bersih dari sisa material banjir.
"Terima kasih uti, ngoni (kalian) adalah anak-anak yang peduli dengan saya," ucapnya penuh syukur sambil menangis.
Personil dari Polsek Bongomeme dan Gegana Brimob Gorontalo berjibaku membersihkan rumahnya.
Tak hanya itu, TNI dari Babinsa dan relawan Dompet Duafa serta Wahda Peduli juga turut membantu membersihkan rumah Hajira.
"Setelah mendapatkan info, kami langsung merapat, bahkan sejak tadi pagi, cuma sebelumnya kami ada di depan," ujar Ipda Muhammad Gani, Kanit Sapu Jagat Gegana Brimob Polda Gorontalo.
Ia bersama 10 personelnya akan tetap berada di lokasi banjir untuk melakukan pembersihan hingga ada perintah penarikan.
"Jadi semua kita berjibaku di sini, ada juga dari jajaran Polsek Bongomeme dan Sabara Polda Gorontalo," tambahnya.
Babinsa Dungaliyo, Sersan II Ishak Nur, juga secara mobile menyambangi sejumlah rumah yang membutuhkan bantuan, termasuk rumah Hajira.
"Bukan cuma di sini, ada juga di dekat jalan yang butuh bantuan, jadi habis dari sini balik ke sana lagi," tandasnya. (*)